Surat Penghentian Penyidikan Raffi Ahmad Terbit, BNN Tidak Cukup Bukti?

MEDANHEADLINES.COM, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menerbitkan surat penghentian pemyidikan terhadap kasus yang menimpa Raffi Farid Ahmad atau yang dikenal sebagai Raffi Ahmad.

Surat yang ditandatangani Direktur Narkotika BNN, Drs Victor J Lasut MM tersebut dikeluarkan Kamis 19 Maret 2020 di Jakarta.

Dalam surat tersebut, jelas tertera bahwa pemberhentian penyidikan atas nama Raffi Ahmad resmi dilakukan.

Hal itu, dikarenakan ada 2 poin yang menjadi landasan, yakni tidak cukup bukti dan peristiwa tersebut bukan merupakan tindak pidana.

Sebelumnya, pada tahun 2013 lalu, Artis Raffi Ahmad ditetapkan sebagai tersangka bersama tujuh orang temannya oleh Badan Narkotika Nasional. Penetapan delapan orang tersangka berdasarkan hasil laboratorium dan lainnya yang telah dilakukan oleh BNN selama 6X24 jam.

Sebelumnya, Raffi dikenakan pasal berlapis¬†UU No. 35 Tahun 2009¬†tentang Narkotika. “Tersangka RA (Raffi Ahmad) usia 26 tahun dikenakan pasal 111 ayat 1, 112 ayat 1, 132, 133 jun to pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *