Jadi DPO Polisi 8 Bulan, Tersangka Kasus Penipuan Dan Penggelapan Berhasil Diringkus

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Aparat Kepolisian akhirnya berhasil meringkus AL (54) tersangka kasus penipuan dan penggelapan di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Penangkapan tersangka yang merupakan Bos salah satu hote di Medan ini, dilakukan saat akan bertolak ke luar negeri menggunakan maskapai KLM Royal Dutch Airlines nomor penerbangan KL 810 tujuan Kuala Lumpur.

Penangkapan ini dilakukan setelah sebelumnya pihak imigrasi telah menerima Surat DPO AL dengan Nomor DPO/R/100/VII/2019/Ditreskrimum Poldasu, serta Surat Nomor B/4115/VII/RES.1.11/2019/Ditreskrimum Poldasu yang meminta bantuan pencegahan ke luar negeri terhadap AL.

“Benar, saat ini sudah diamankan oleh polisi,” Kasubid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Rabu (11/3)
Saat ini lanjut Nainggolan, penyidik tengah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum agar tersangka dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan. Pasalnya beberapa waktu lalu, JPU kasus ini mengembalikan SPDP tersangka ke Polda Sumut.

” Karena melarikan diri cukup lama, Jaksa sudah sempat mengembalikan SPDP nya ke polisi karena sudah lewat 3 bulan. Makanya sekarang kita menunggu JPU yang akan melakukan verifikasi ulang berkas tersangka,” ucap Nainggolan.

Untuk diketahui, AL terjerat kasus penipuan dan penggelapan bermula dari sewa menyewa tanah dan bangunan milik korban,Tatarjo Angkasa yang terletak di jalan Perintis Kemerdekaan Medan.

AL telah menyewa tanah dan bangunan milik Tatarjo yang dijadikan sebagai usaha hotel. Sewa Menyewa tersebut tertuang didalam akte perjanjian sewa menyewa Nomor 2 tanggal 02 Agustus 2018 yang dibuat dihadapan notaris Poeryanti Poedjiaty.

Namun, selama perjanjian berlangsung, Tatarjo dirugikan karena AL sampai saat ini menguasai tanah dan bangunan tanpa membayar sewa. Memang AL ada memberikan Bilyet Giro yang setelah dikliringkan ternyata tidak dapat diuangkan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *