Kasus Suap Eldin, Hakim Vonis Kadis PU Medan 2 Tahun Penjara

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Majelis Hakim memvonis Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) non aktif Kota Medan Isa Ansyari dengan hukuman penjara dua tahun serta denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan.

keputusan itu dibacakan majelis hakim yang diketuai Abdul Azis di Ruang Cakra I, Pengadila Negeri (PN) Medan, Kamis (27/2/2020) karena menilai terdakwa terbukti bersalah menyuap Wali Kota Medan non aktif Dzulmi Eldin.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Isa Ansyari, berupa pidana penjara 2 tahun dan pidana denda sebesar Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan,” ungkapnya.

Majelis mengatakan perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1)

Vonis hakim ini, lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK yang menuntut Isa Ansyari 2 tahun 6 bulan dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Terhadap putusan itu, terdakwa menerimanya sementara JPU KPK menyatakan pikir pikir.

” Kami akan konsultasikan dengan pimpinan,” ujar JPU KPK Iskandar.

Diketahui, Isa Ansyari, Ditetapkan tersangka dalam kasus OTT KPK terhadap Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin Selasa (15/10) hingga Rabu (16/10) dinihari.

Dalam kasus itu , Dzulmi Eldin, Isa Ansyari dan Kepala Sub Bagian Protokol Pemkot Medan Samsul Fitri Siregar dijadikan tersangka.

Dalam dakwaan disebutkan, Isa memberi uang suap kepada Dzulmi Eldin demi mempertahankan jabatannya sebagai Kepala Dinas PU Kota Medan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *