Pelaku Penipuan Di Angkot Diringkus Polisi, Modusnya Jatuhkan Tas Berisi Uang

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan -Aparat kepolisian meringkus seorang wanita paruh baya karena melakukan penipuan dengan modus menemukan tas berisi uang di dalam Angkot.

Pelaku yang berinisial N br S ini melakukan aksinya dengan menyasar para gadis yang menjadi penumpang angkutan kota.

Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Syarif Ginting mengatakan pelaku yang merupakan warga jalan Bantara Kelurahan Berengam, Binjai ini diciduk setelah aksinya digagalkan oleh dua orang korbannya sendiri yaitu Safia Putri (15) dan Rieke Salsabila Putri (15) saat menumpang angkot KPUM 63, Minggu (23/2)

“Keduanya naik dari Carrefour menuju pulang, pelaku juga naik dalam angkot tersebut. Selanjutnya pelaku pura-pura menjatuhkan tas. Kemudian dengan seolah-olah baru menemukan tas itu, dia menjelaskan kepada korban bahwa isi tas itu ada uang sebesar 45 juta rupiah,” sebut Syarif, Selasa ( 25/2).

Lanjut Syarif, pelaku pun mulai melancarkan modusnya, yaitu menyarankan agar uang dalam tas yang ditemukan ini dibagi oleh kedua korban. Pelaku meminta agar tas tersebut ditukar dengan handphone milik kedua korban.

“Namun korban tak mau. Terus pelaku sembari setengah memaksa menawarkan hp milik korban sebagai gantinya. Namun pelaku terus memaksa dan merampas tas milik korban selanjutnya kabur dari angkot tersebut dan naik ke angkot yang lain,”beber Syarif.

“Korban kemudian berteriak sembari menyebutkan kata modus..modus, hipnotis,”imbuh Syarif.

Akhirnya setelah melakui aksi kejar-kejaran, pelaku berhasil diringkus. Sempat terjadi tarik-tarikan tas antara pelaku dan warga yang menangkapnya.

‘Tak lama kemudian, petugas yang menerima laporan tersebut menuju lokasi dan mengamankan wanita itu. Kepada petugas, dia mengakui perbuatannya,” pungkas Syarif.

Saat ini pelaku sudah berada di tahanan Polsek Medan Sunggal. Polisi menjeratnya dengan Pasal 378 subsider Pasal 372 KUHP. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *