MEDANHEADLINES.COM, Sergai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdangbedagai (Sergai) menggelar sosialisasi rancangan awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021, di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati di Seirampah, Rabu (5/1)
Kegiatan dibuka oleh Bupati Sergai, H Soekirman dan dihadiri Ketua DPRD M Riski Ramadhan Hasibuan beserta wakil ketua Siswanto serta anggota DPRD, Asisten Ekbang H Kaharuddin, para Kepala OPD dan Camat se- Kabupaten Sergai.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dokumen Ranwal RKPD Kabupaten Sergai tahun 2021 memiliki kedudukan strategis dalam konteks pembangunan. Hal ini karena RKPD tahun 2021 menjadi RKPD kelima, atau yang terakhir dalam periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 dan menjadi acuan dalam penyusunan APBD tahun 2021.
Dikatakannya, penyusunan RKPD dilakukan dengan penguatan pelaksanaan kebijakan yang berorientasi pada money follow program priority (pendekatan anggaran fokus pada program prioritas), sehinggga kebijakan alokasi perencanaan dan penganggaran disusun berbasis pada program prioritas serta memiliki dampak hasil yang nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, sosialisasi ini sangat tepat jika bertujuan untuk menjamin sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah dan perencanaan pembangunan desa.
Menilik persentase kinerja makro ekonomi dan sosial Kabupaten Sergai, Soekirman menyebutkan ada beberapa capaian yang telah diperoleh yaitu, pertumbuhan ekonomi Sergai yang mencapai 5,17 persen, hanya 0,01 persen lebih rendah dibanding perolehan Provinsi Sumut yakni 5,18 persen.
“Pada pengentasan kemiskinan, Sergai bisa melampaui capaian provinsi bahkan nasional, di mana angka kemiskinan Sergai ada di 7,9 persen berbanding 8,63 persen untuk tingkat provinsi dan capaian nasional yang ada di kisaran 9,22 persen. Terakhir, angka pengangguran di Kabupaten Sergai juga lebih rendah dibanding persentase Provinsi Sumut bahkan nasional, di mana pengangguran di Sergai sudah di angka 5,10 persen dibanding Provinsi Sumut 5,56 persen dan tingkat nasional yang persentasenya 5,34 persen,” ungkapnya.
Soekirman mengharapkan penyusunan RKPD dapat berjalan sebagaimana mestinya, khususnya dalam pencapaian target 21 peraihan tahun 2021 diantaranya, pencapaian persentase SD terakreditasi A sebesar 15 persen, jaringan irigasi Kabupaten dalam kondisi baik sebesar 78 persen, jumlah wisatawan meningkat hingga satu juta kunjungan dan produktivitas padi yaitu 6,2 ton per hektar.
“Dengan memedomani pembangunan yang diarahkan untuk penuntasan visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan, serta tahap konsolidasi untuk memastikan terjadinya perubahan, maka prioritas pembangunan tahun 2021 ditetapkan pada tiga aspek yaitu, pemantapan sektor pertanian dan pariwisata, pemantapan kualitas hidup masyarakat dan pemantapan tata kelola pemerintahan,” tegas Soekirman.
Sementara Ketua DPRD, M Riski Ramadhan Hasibuan menyebut RKPD Kabupaten Sergai adalah salah satu dokumen yang menjadi dasar dalam penyusunan APBD tahun 2021. Untuk itu, dirinya dan lembaga DPRD berkeyakinan penuh kepada Pemkab Sergai bahwa Ranwal RKPD yang akan disosialisasikan, sudah berdasarkan analisis gambaran umum kondisi daerah.
Riski juga merngharapkan agar arah kebijakan dan prioritas pembangunan dalam RKPD Kabupaten Sergai hendaknya mengacu kepada analisis dan penelaahan, terutama terhadap pokok-pokok pikiran DPRD yang sudah dilakukan pembahasan melalui rapat kerja Badan Anggaran DPRD Bersama TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dan BappedaA beberapa waktu yang lalu. Selain itu, juga harus mengacu pada hasil monitoring dan evaluasi terhadap capaian program prioritas pembangunan yang telah dilaksanakan.
“Lembaga DPRD akan senantiasa mendukung dan tetap bersinergi dengan Pemkab Sergai, sesuai dengan fungsi dan kewenangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini semua guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” tegas Riski Ramadhan Hasibuan.(Mer)












