Dari 578 Orang Yang Melamar Jadi PPK, Hanya 441 Yang Lolos Seleksi Berkas

Ketua KPU Medan Agussyah R Damanik

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Agussyah R Damanik mengatakan ada Dari 578 pelamar calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ada 137 pelamar yang gagal untuk maju ketahap selanjutnya

Dengan demikian, Kata Agus, Hanya ada 441 calon PPK yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya yakni ujian Computer Asissted Test (CAT) yang akan digelar di Pusat Sistem Informasi Universitas Sumatera Utara.

“Mereka yang lolos akan mengikuti ujian CAT pada 30 Januari 2020 mendatang di USU,” kata Ketua KPU Kota Medan, Agussyah R Damanik usai memimpin pleno di KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan, Selasa (28/1).

Agussyah menjelaskan, penyebab tidak lolosnya peserta calon PPK tersebut terjadi karena beberapa hal seperti Ijazah yang tidak dilegalisir, calon peserta yang sudah dua periode bertugas sebagai anggota PPK, adanya peserta yang tidak jelas melamar calon PPK di kecamatan mana hingga identitas pelamar yang tidak berdomisili di Medan sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Jadi banyak hal yang membuat mereka diputuskan tidak lolos pada tahapan ini,” ujarnya.

Agussyah juga menegaskan, pihaknya sangat tegas dalam memutuskan para calon yang lolos maupun yang tidak lolos pada tahapan ini. Hal ini karena, pada tahapan ini mereka juga sekaligus melihat tingkat kepatuhan para peserta dalam melengkapi seluruh dokumen mereka.

“Karena nanti saat jadi anggota PPK pun, mereka itu akan banyak berurusan dengan teknis administrasi. Nah, dari sini tentu kita bisa lihat apakah mereka orang-orang yang patuh atau tidak,” pungkasnya.

Selain itu, Agus juga mengatakan, Masyarakat dapat berpartisipasi dengan memberikan tanggapan kepada calon anggota PPK yang akan diumumkan nantinya jika lulus tahap selanjutnya terkait pemenuhan syaratnya atau rekam jejaknya.

” Hal ini cukup penting bagi kami sebagai bahan pertimbangan dan kalarifikasi kepada ybs di tahapan wawancara, ” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.