9 Tahun Melarikan Diri, Pelaku Pembunuhan di Pakistan Ditangkap Di Asahan

MEDANHEADLINES.COM – Polda Sumatera Utara yang bekerjasama dengan Interpol berhasil meringkus Muhammad Luqman Butt alias Husein Shah alias M Firman di Asahan, Sumatera Utara, Selasa (21/1).

Laki-laki berusia 34 tahun itu adalah pelaku pembunuhan sekeluarga di Pakistan. Setelah melakukan pembunuhan itu dia melarikan diri dan berpindah-pindah tempat.

Luqman tak bisa lagi mengelak saat diringkus di rumah kontrakannya di Jalan Utomo, Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Siumbut-umbut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada Selasa (21/1) sekira pukul 12.00 WIB.

Dia diringkus oleh Tim dari National Central Bureau (NCB) Interpol Divisi Hubugan Internasional Mabes Polri yang dipimpin AKBP Yoga Priyahutama.

Luqman sudah menjadi buronan selama 9 tahun. Dia melakukan pembunuhan terhadap empat orang dalam satu keluarga. Hidupnya selalu berpindah-pindah negara selama dalam pelarian.

“Itu buronan Interpol dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Pakistan. Kita ikut mendampingi penangkapan tersangka. Proses hukum selanjutnya kita serahkan ke negara asalnya,” ujar Kasubdit III/Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumut Kompol Taryono R, Rabu (22/1)

Luqman sudah dua dua tahun terakhir berada di Indonesia. Dia diduga masuk ke Indonesia melalu jalur gelap menumpang kapal kayu dari Kuala Lumpur, Malaysia dan tiba di Dumai.

Bahkan Luqman juga sudah menikahi seorang perempuan asal Kota Medan berinisial ELM. Mereka kemudian tinggal di Asahan lima bulan terakhir.

Sudah setahun Luqman menikahi ELM. Luqman mengaku berprofesi sebagai sopir selama tinggal di Asahan.
Yang mengejutkan, Luqman juga sudah punya KTP dan SIM. Di dalam KTP dia mengganti namanya dengan M Firman untuk mengaburkan jejaknya.

Luqman pun dibawa polisi. Untuk proses hukumnya akan dikembalikan ke negara asalnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *