Bakal Berlaku 2020, Grab Dukung Penuh PM 118

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 118 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus (ASK) bakal diberlakukan penuh 2020 mendatang. Peraturan ini disambut baik aplikator transportasi daring Grab.

Grab pun terus menggelar sosialisasi kepada para mitranya. Teranyar sosialisasi dilakukan di Kota Medan, Kamis (13/12) malam. Grab mengundang Direktorat Jenderal Hubungan Darat dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara berkumpul dengan para mitranya.

Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno mengatakan, sosialisasi bersama mitra adalah wujud dukungan Grab terhadap PM 118. Sumatera Utara termasuk daerah ekspansi Grab yang cukup masif. Sehingga regulasi ini nantinya juga membantu para mitrasebagai payung hukum.

“Sumatera Utara memiliki potensi wisata yang tak boleh dipandang sebelah mata. Pariwisata menjadi salah satu potensi sumber pendapatan yang berdampak kepada masyarakat. Sewa kendaraan seperti motor dan mobil sangat populer. Dengan adanya sosialisasi dan diskusi hari ini diharapkan dapat bermanfaat supaya terdapat penyelarasan peraturan transportasi online antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Sesi sosialisasi di Medan dihadiri oleh Kepala Subdirektorat Angkutan Perkotaan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Bambang Wahyu Hapsoro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis dan seratusan mitra.

Tri juga mengatakan jika pihaknya berkomitmen untuk mendukung peraturan pemerintah di seluruh wilayah operasinya. Sosialisasi dilakukan agar para mitra lebih memahami PM 118.

“Jadi para mitra mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap serta menjadi sesi tanya jawab dengan pemerintah dan Grab jika mitra pengemudi memiliki pertanyaan terkait penerapan PM 118. Semoga melalui diskusi ini Grab dan pemerintah dapat bersama-sama menerapkan peraturan ini dengan baik.” ujarnya.

Grab saat ini telah menjalin kerja sama dengan beberapa badan hukum di Provinsi Sumatera Utara yang dapat membantu mitra agar dapat terdaftar sebagai armada resmi yang dapat beroperasi di Provinsi Sumatera Utara dengan tujuan jangka panjang. Itu juga dilakukan untuk mendukung lingkungan transportasi yang kondusif guna menciptakan Provinsi Sumatera Utara yang nyaman bagi para wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Angkutan Perkotaan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Bambang Wahyu Hapsoro mengungkapkan

“Dalam pembentukan PM.118/2018 memerlukan 4 (empat) kali perubahan untuk membuat peraturan tentang angkutan sewa khusus dan untuk mengakomodir kepentingan seluruh mitra pengemudi taksi online termasuk para mitra GrabCar. Selain itu, melalui penerapan PM 118/2018, kami berharap dapat mengatur keamanan mitra pengemudi dengan menerapkan adanya Standar Pelayanan Minimal (SPM) dimana mitra pengemudi GrabCar harus mempunyai kompetensi agar dapat menjamin terciptanya kenyamanan pengguna jasa.” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *