Hari Juang Kartika TNI-AD , Kodam I/BB Gelar Bakti Sosial di Lapangan Benteng

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI-AD (Hari Infanteri) yang jatuh pada 15 Desember 2019, Kodam I/BB menggelar bakti sosial dan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu, Selasa (10/12).

Hari Infanteri TNI-AD ini diperingati untuk mengenang pertempuran Palagan Ambarawa yang terjadi pada 12 sampai 15 Desember 1945 di Ambarawa.

Dalam Kegiatan yang digelar di Lapangan Benteng Kota Medan ini dimulai dari pemberian kursi roda dan cukur rambut gratis. Kemudian, sunat massal, pemeriksaan spesifik seperti paru-paru, THT, gigi, mata dan jantung.

“Saya bersyukur semua mendukung kegiatan ini,” kata Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah di lokasi.
Dikatakan jenderal bintang dua ini, puncak acaranya digelar pada 17 Desember nanti. Kegiatan yang diatur oleh Angkatan Darat diharapkan dapat dihadiri semua bagian yang telah diundang di Kodam.

“Intinya kita bersyukur, harapannya nilai perjuangan masa lalu bisa terbawa pada kita,” ujarnya.

Fadhilah menjelaskan, di acara puncak nanti, para undangan akan diajak mengenakan ala tempo dulu sesuai selera masing-masing. Pertempuran Palagan Ambarawa mengenang pasukan sekutu yang terdesak dari Magelang mengadakan pengunduran ke Ambarawa, dan pasukan TKR yang dipimpin Kolonel Soedirman berhasil menghancurkan sekutu pada 15 Desember 1945.

“Momentum itu dijadikan Hari Juang TNI AD. Bersama TNI-Polri menjadi unsur yang ikut membantu kita menyelenggarakan acara ini,” sebutnya.

Waktu memantau kegiatan, Mayjen Fadhilah menyemkan diri bercanda dengan seorang anak yang sedang menjalani perawatan gigi. Dengan ramah ia berinteraksi dan berlakon seperti orang kaget saat melihat sang anak tersebut.

“Nanti tumbuh lagi giginya, ya,” katanya sembari melempar senyum.

Usai menyemangati sang bocah, Fadhilah menuju lokasi pembagian kursi roda kepada 40 masyarakat penyandang disabilitas. Dia kembali bercengkrama dengan masyarakat yang menerima bantuan.

“Mudah-mudahan kursi bermanfaat ya,” ucap Fadhilah dengan ramah.
Sementara itu, Dandim 0201/BS Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga mengapresiasi keberadaan para penata rambut (hair stylist) yang ada di Medan. Dimana perkembangan bisnis Barbershop di Medan saat ini begitu pesat.

Ia berharap hal ini dapat terus berkembang. Untuk itulah, Dandim mengajak para penata rambut yang ada di Medan terus mengasah kemampuannya.

“Asah terus kemampuan. Jangan pernah berhenti belajar,” katanya kepada Dharma, salah seorang penata rambut.

Dharma mengungkapkan ada 20 orang penata rambut yang ikut pada kegiatan kali ini. Mereka berasal dari komunitas Medan Barber Academy, Keluarga Barber Medan, Sumut Barber Connect dan Sir Academy.

Diikutsertakan penata rambut pada kegiatan bakti sosial, merupakan suatu kebanggaan. Karena secara tidak langsung mengangkat citra para penata rambut menjadi lebih baik.

“Kami merasa bangga. Ini semacam sebuah penghargaan bagi kami,” jelas Dharma.(afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *