Baru Sekali Beraksi, Mahasiswa dan Jukir Ini Diciduk Polsek Percut

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Percut Sei Tuan menangkap dua pria dari lokasi berbeda, Minggu (24/11) siang. Mereka diduga kuat terlibat kasus pencurian kenderaan bermotor (Curanmor).

Kedua pria bernasib sial itu adalah Desmon Siburian (23) dan Herman Nainggolan (32).  Mahasiswa dan juru parkir ini tinggal di Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan  Percut Sei Tuan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo mengatakan, terduga pelaku diringkus berdasarkan laporan dari Guido Dami Andi Situmorang (22). Warga Jalan Toba Nauli, Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, ini kehilangan sepeda motor Yamaha Vixion warna merah BK 6305 AGH, saat asyik berselancar internet di Warnet Sahabat di Komplek MMTC Blok G, Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, Jumat (15/11) sore.

“Korban datang ke warnet sekira pukul 16.30 WIB. Satu jam kemudian kenderaannya hilang dari perkiraan. Keberatan, korban membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan,” kata Aris melalui keterangan tertulis yang diterima medanheadlines.com, Senin (25/11) sore.

Usai menerima laporan korban, Tim Pegasus melakukan penyelidikan. Hasilnya, sambung Aris, pada Minggu sekira pukul 11.30 WIB, Tim Pegasus yang sedang patroli mendapat informasi terduga pelaku Desmon Siburian berada di Ranger Net Jalan Tuasan, Sidorejo Hilir, Medan Tembung. Tim lalu bergerak dan berhasil menangkapnya setelah melakukan pengintaian selama setengah jam.

“Saat diinterogasi, pelaku mengaku beraksi bersama temannya Herman Nainggolan. Tim lalu mengejarnya,” ujar Aris.

Beberapa jam kemudian, lanjut Aris, Herman Nainggolan diciduk dari kediamannya. Tim lalu memboyong keduanya dan barang bukti satu jacket warna hitam, dompet warna coklat, struk bukti transfer Bank BRI, uang tunai Rp 21 ribu, KTP dan SIM C atas nama Desmon Siburian dan jam tangan ke markas komando untuk diperoses lebih lanjut.

“Mereka awalnya mengambil kunci motor korban baru membawa kabur kenderaannya dari lokasi. Keduanya mengaku baru sekali beraksi. Untuk motor korban sudah dijual melalui Riyan yang masih dalam pengejaran,” jelas Aris. (Afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *