Gubsu : Masterplan Mebidangro Ditargetkan Selesai Tahun Ini

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Rencana Induk (Masterplan) Program Pengembangan Jaringan Jalan Metropolitan Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo (Mebidangro) ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Rencana Program Pengembangan Jaringan Jalan Mebidangro, di Hotel Aryaduta, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 8, Kota Medan.

“Tahun ini saya harapkan agar selesai proses pengerjaan masterplannya, sehingga awal tahun 2020 bisa segera dilakukan groundbreaking untuk pengerjaan Mebidangro. Untuk pendanaanya nanti kita akan gunakan dana APBN, APBD, investor hingga dana Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU),” kata Edy, Kamis (21/11).

Dijelaskannya, pembangunan kawasan terintegritas Mebidangro ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan visi Presiden Jokowi.

“Ada lima instruksi Presiden, prioritas pembangunan SDM sejak dalam kandungan, permudah investasi untuk membuka lapangan kerja, reformasi birokrasi, APBN harus tepat sasaran, hingga pembangunan infrastruktur. Jadi, Mebidangro merupakan salah satu upaya mewujudkan visi Presiden tersebut,” jelasnya.

Akses jalan menuju Kabupaten Karo yang hanya ada satu jalan utama adalah alasan utama Edy Rahmayadi sangat antusias mewujudkan pembangunan kawasan terintegrasi Mebidangro. Rencana ini sudah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mebidangro.

“Karena infrastruktur jalan menuju ke sana hanya satu, sekali mobil ada yang mogok maka akan terjadi macet yang panjang, inilah yang segera kita atasi, agar petani kita yang ada di Karo bisa hidup makmur,” harap Edy.

Direktur Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rehadian, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, pihaknya mendukung upaya percepatan pembangunan kawasan Mebidangro.

“Biaya transportasi untuk daerah pertumbuhan harus bisa ditekan, kalau itu bisa kita lakukan maka ekonomi di daerah akan menjadi lebih kompetitif dan berkembang, jadi tugas saya di sini untuk mensinkronkan konektivitas transportasi ini,” ujar Hedy.

Untuk mewujudkan konektivitas transportasi yang baik, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Sebab, bicara konektivitas maka harus membahas transportasi, dan alat transportasi bukan hanya jalan tol, ada juga transportasi kereta api dan transportasi umum.

“Untuk itu harus kita perhatikan wilayah mana yang punya potensi, jangan malah bersaing hingga akhirnya pertumbuhan ekonomi di daerah itu jadi mati,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *