Kisah Eliza Yang Gagal Jadi PNS Viral, Ini Penjelasan Dari Pemkab Tapteng

Kabag Humas Tapteng Darwin Pasaribu

 

MEDANHEADLINES.COM – Eliza Imelda mendadak viral karena tampil dan curhat terkait gagalnya ia masuk PNS dalam acara talk show pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea pada Kamis (7/11) malam.

Dalam acara itu, Eliza mengaku lulus ujian seleksi CPNS tahun 2018. Namun oleh BKD Tapteng, ia dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Eliza berharap perhatian dari pemerintah. Kepada Menpan, ia meminta agar diberikan kesempatan menjadi PNS.

Menanggapi hal itu, Kabag Humas Tapteng, Darwin Pasaribu mengatakan, bahwa kewenangan besar menetapkan Eliza menjadi PNS adalah BKN Pusat.

“Yang menyatakan Imelda Tidak Memenuhi Syarat (TMS) adalah BKN pusat, bukan BKD Tapteng,” kata Darwin saat menggelar konferensi pers, Jumat (8/11).

Darwin mengaku, sejauh ini pemkab Tapteng telah melakukan berbagai upaya. Yakni menyurati Kemenpan RI agar bisa mengakomodir semua peserta yang telah dinyatakan lulus CPNS.

“Kita sudah melakukan upaya agar Kemenpan RB mengakomodir dan melakukan perubahan kualifikasi pendidikan, dengan mengirimkan surat permohonan yang tertuang dalam surat bernomor 800/747/2019 tertanggal 22 maret 2019,” jelasnya.

Meskipun begitu, kata Darwin, upaya yang dilakukan tidak seperti yang diharapkan. Permohonan mengakomodir kualifikasi pendidikan yang dikirimkan oleh Pemkab Tapteng tidak dapat dipertimbangkan oleh Menpan.

“Balasan surat Menpan RB nomor: B/395/SM.01.00/2019 tertanggal 29 maret dijelaskan, bahwa surat permohonan kita tidak dapat dipertimbangkan, karena tidak sesuai ketentuan hang diatur dalam penerimaan CPNS tahun 2018,” jelasnya.

Padahal menurut Darwin, untuk menguatkan surat permohonan pemkab Tapteng agar mengakomodir Eliza Imelda sudah dilampirkan surat penegasan dari kampus Eliza Imelda.

“Ada surat penegasan dari kampus saudari Imelda. Tapi, apa daya kita penentunya adalah Kemenpan RB, semua keputusan ada ditangan mereka. Sampai saat ini tidak ada surat pembatalan atau menyatakan tidak lulus dari Kemenpan RB, yang kita terima hanya surat pernyataan Tidak Memenuhi Syarat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Eliza Imelda mengungkapkan bahwa saat pemberkasan pengurusan NIP, dia telah menerima panggilan oleh BKD Tapteng.

“Waktu itu kan pemberkasan, untuk pengurusan NIP, sudah lulus semuanya, setelah beberapa Minggu kemudian saya di hubungi BKD Tapteng disuruh datang, terus saya tanyakan “kenapa pak” saya bilang gitu, “ini jurusan mu ini ada tidak memenuhi syarat (TMS), ijazah katanya tidak sesuai formasinya dengan gelar ijasahnya itu,” tutur Eliza.

Imelda juga telah berupaya untuk mendatangi Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat, tetapi pihaknya belum menemukan solusi atas permasalahan tersebut.

“Saya berusaha mati-matian cari ongkos datang kesini menjumpai BKN pusat, saya bahkan menjual barang bekas biar ada ongkos, Tapi apa yang saya dapat,? BKN gak ada solusi dan bahkan menyuruh saya pulang dan mengambil ujian CPNS lagi tahun ini,” ucapnya.

Imelda juga hingga kini masih menyimpan berkas kelulusan yang telah dikeluarkan oleh Bupati Tapanuli Tengah yang membuktikan bahwa dari 209 orang CPNS yang dinyatakan lulus, namanya tercantum di nomor urutan 83.

“Yang membuktikan saya lulus ini surat Bupati Tapteng yang menyatakan kelulusan itu 209 orang nama saya disitu ada nomor 83, ada juga instruksi penyiapan berkas dan sudah dilakukan, sampai sekarang itu masih saya simpan,” katanya.(hen)

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *