Terkait Insiden Polantas Dengan Supir Ambulans, Kapolda Sumut Minta Maaf

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto meminta maaf terkait beredarnya video perkelahian antara oklum Polantas Polres Tebingtinggi dengan supir ambulan, Sabtu siang lalu.

“Saya secara pribadi mohon maaf kepada masyarakat, yang kemarin ada selisih paham dengan anggota saya,” ujar Agus

Ia menambahkan, insiden itu seharusnya tidak terjadi jika saja petugas di lapangan bisa menahan emosi. Apalagi dalam keadaan darurat di jalan raya, kendaraan seperti ambulans harus mendapat prioritas oleh petugas.

“Kami semua selalu mengarahkan anggota di lapangan untuk melakukan yang baik kepada masyarakat. Kita selama ini tak bisa menjaga stabilitas di masyarakat, tanpa masyarakat,” katanya.

“Mudah-mudahan ke depan tidak terulang. Apa yang menjadi prioritas harus dilayani, semacam mobil ambulans, pemadam kebakaran dan lainnya,” harap Agus.

Selain itu, Kapolda juga menyesalkan adanya sejumlah media sosial yang justru menyebar hoaks pasca kejadian.

“Kepada orang-orang yang suka menyebar berita bohong, berhentilah. Kasihan masyarakat. Jangan jadikan upaya yang selama ini kita lakukan untuk menjaga hal-hal baik di masyarakat, dirusak dengan berita-berita bohong yang merugikan,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Netizen mengecam aksi perkelahian antara oknum Polantas Polres Tebingtinggi dengan supir ambulans. Kecaman ini datang setelah video perkelahian itu beredar di medis sosia;

Dalam video berdurasi 23 detik tersebut, terlihat seorang oknum polisi sempat merekam dan berusaha memukul supir ambulans. Seseorang dalam mobil ambulans juga merekam percekcokan itu.

Kejadian ini terjadi di Simpang Empat Jalan KF Tandean, Tebingtinggi, Sabtu (2/11) siang, kira-kira pukul 12.00 Wib. Oknum Polantas, Brigadir Urat M Pasaribu berseteru dengan supir RS Pamela, Zulpan.

Tak berapa lama, keributan keduanya memanas. Oknum polisi yang marah-marah berusaha mencabut kunci ambulans namun sempat dihalangi. Oknum polisi semakin emosi dan memukul sopir ambulans.

Karena kesal, sopir ambulans keluar dari mobil dan mendorong oknum polisi yang terlihat makin marah. Dia sempat membentak polisi.

“Saya bawa pasien ini,” katanya si supir.

Polres Tebingtinggi sudah memediasi supir ambulan dan personil Polantas tersebut, namun oknum polisi tersebut tetap akan diberi sangksi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *