Bawa Sabu 17,6 Kilogram, Sanjay Kumar dan 3 Rekannya Dituntut Penjara Seumur

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri (PN) Medan menuntut hukuman penjara seumur hidup kepada Sanjay Kumar (21),beserta ke 3 rekannya karena dinilai melakukan permufakatan jahat tanpa hak dan melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman berupa sabu seberat 17.687 kg

Ketiga rekan terdakwa lainnya masing-masing M Suryadi, Zeni Rio Gultom dan Syafri Ilhamsyah (berkas penuntutan terpisah) juga tampak tertunduk lemas di ‘kursi pesakitan’ selama mendengarkan penuntutan yang disampaikan JPU Abdul Hakim Sorimuda Harahap di ruang sidang Kartika.

JPU menyatakan, dari fakta-fakta terungkap di persidangan unsur Pasal 114 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, telah terbukti.

Adapun Hal yang memberatkan, perbuatan para terdakwa tidak sejalan dengan program pemerintah yang sedang giat-giatnya memberantas kasus penyalahgunaan narkotika dan berbelit-belit memberikan keterangan. Penuntut umum tidak menemukan hal yang meringankan.

Sementara itu, Hakim ketua Ahmad Sumardi memberikan kesempatan kepada penasihat hukum (terdakwa) Sanjai Kumar dan keempat terdakwa lainnya untuk menyampaikan nota pembelaan atas tuntutan JPU (pledoi) pada persidangan selanjutnya.

Usai persidangan, penuntut umum Abdul Hakim Sorimuda mengatakan, seyogianya penuntutan terhadap Sanjai Kumar dan keempat terdakwa lainnya dibacakan sekaligus di persidangan. Namun karena salah seorang terdakwanya atas nama Aulia Hadi Putra dilaporkan sakit, maka penuntutannya akan disampaikan, Senin (11/11/2019) mendatang.

Pada persidangan sebelumnya, ketiga saksi dari Dit Resnarkoba Poldasu yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa yakni Toga M Parhusip, Subhit dan Dedi Tarigan menerangkan, pihaknya lebih dulu mengamankan keempat rekan terdakwa yakni M Suryadi, Zeni Rio Gultom, Aulia Hadi Putra dan Syafri Ilhamsyah.

Setelah dilakukan pengembangan, Melalui sambungan ponsel terdakwa Sanjai Kumar kemudian diarahkan ke lokasi parkir di Mc Donald’s Jalan Sisingamangaraja XII Medan.

Kemudian, Terdakwa Sanjai pada Selasa (12/3/2019) sekira pukul 06.30 WIB datang dengan menggunakan sepeda motor kemudian menghampiri dan masuk ke dalam mobil untuk melihat barang bukti sabu tersebut.

Ketika tas berisi sabu tersebut hendak dibawa, Sanjai langsung dibekuk petugas. Para saksi juga sempat melakukan pengembangan sesuai hasil interogasi, terdakwa Sanjai Kumar mengaku disuruh seseorang bernama Puyeng untuk menerima sabu tersebut dari keempat terdakwa yang lebih dulu diamankan. Namun Puyeng (DPO) tidak berhasil dibekuk.

Sanjai Kumar dijanjikan Puyeng akan mendapatkan upah sebesar Rp16 juta bila berhasil membawa sabu seberat 15 kg ke Kota Binjai. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *