MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Melakukan penggeledahan di Kantor Wali Kota Medan, Jumat (18/10/2019)
Dalam Penggeledahan ini, Tim membawa seorang pria bernama Andika, yang sebelumnya sempat kabur saat operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan, Selasa (15/10/2019) lalu
Andika yang merupakan ajudan Wali Kota Medan digiring ke ruangan yang berada di lantai II.
Dalam kasus ini, Andika diketahui sebagai orang yang mengambil uang tunai Rp 50 juta di rumah Kadis PU Medan Isa Anshari,
Saat hendak diamankan, Andika kabur dan hampir menabrak tim KPK
Saat dimintai Komentarnya, Andika yang hanya menunduk dan terus berjalan dengan dikawal petugas
Perihal penyerahan diri Andika, Kasatpol PP Medan, M Sofyan yang ada dilokasi pengeledahan mengatakan, Andika telah menyerahkan diri tadi malam.
Sofyan mengatakan, Andika dulunya sempat menjadi honorer di Satpol PP
” Setelah jadi protokoler dan ajudan, statusnya telah pindah ke honorer staf bagian umum,” Jelasnya. (red)












