Kaum Milenial Dominasi Pagelaran WCD di Kota Sibolga

MEDANHEADLINES.COM, Kota Sibolga – Aksi bersih-bersih sampah sedunia atau World Cleanup Day (WCD) telah dimulai, Sabtu (21/9). Di Kota Sibolga, ratusan peserta ikut terlibat dalam acara ini.

Sebelum beranjak ke lokasi yang telah ditentukan, para peserta terlebih dahulu diberikan pengarahan. Mereka juga dipandu oleh tim leader WCD Kota Sibolga.

Ratusan peserta yang didominasi kaum milineal ini dilepas oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumory, di Lapangan Simare-Mare Sabtu, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Jamil Zebtumory dalam arahannya meminta agar peserta tertib dalam melakukan aksi. Ia juga memberi semangat kepada peserta aksi.

“Anak muda harus semangat. Ayo kita membersihkan sampah dari Kota Sibolga. Siap kah kita membersihkan Kota Sibolga dari sampah,” ajak Jamil menyemangati peserta aksi.

Jamil juga berharap kaum muda dapat berperan aktif untuk kebersihan Kota Sibolga. Sampah adalah musuh kaum milenial yang harus dituntaskan.

“Kaum muda harus mampu mewujudkan kota Sibolga menjadi Kota terbersih di dunia,” ujar Jamil.

Selain diikuti para pelajar, puluhan komunitas di kota Sibolga juga ikut terlibat dalam acara ini. Mereka dikawal beberapa petugas kepolisian menuju lokasi kegiatan.

Leader WCD Kota Sibolga Novi Kristanti menyebut, peserta WCD di Kota Sibolga didominasi oleh para pelajar. Mereka dibagi menjadi dua tim untuk mengisi titik lokasi yang ditentukan.

“Ada 10 sekolah yang terlibat dalam aksi ini, 8 diantaranya pelajar SMU dan SMK, dan 2 pelajar SD, semuanya dari Kota Sibolga,” kata Novi.

Di Sibolga, tim leader WCD telah menentukan 3 titik lokasi aksi bersih sampah. Tiga lokasi itu yakni Pantai Ujung Sibolga, Dermaga Pelabuhan Lama dan Poncan Ketek.

“Tim yang ke Poncan Ketek itu adalah Kwarcab Pramuka Kota Sibolga. Mereka turut didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, Zebtumory,” kata Novi.

Aksi WCD di Kota Sibolga Tahun 2019 berjalan dengan baik. Dukungan dari berbagi pihak pun terus mengalir untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Novi menyebut, kegiatan WCD tahun 2019 di Kota Sibolga diikuti 300 lebih peserta partisipan. Ini membuktikan bahwa jumlah peserta telah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Peningkatan jumlah peserta ini membuktikan bahwa masyarakat Kota Sibolga telah sadar akan pentingnya kebersihan di Kota Sibolga,” kata Novi.

Masih Novi, aksi WCD merupakan even tahunan yang dilaksanakan di seluruh dunia. Ia berharap di tahun 2020, jumlah partisipan WCD di Kota Sibolga semakin terus meningkat.

“Tahun depan kita menargetkan bukan hanya di tempat umum saja aksi WCD dilakukan, tetapi untuk tiap kecamatan di Kota Sibolga aksi WCD akan dilakukan. Itu adalah target kita untuk tahun selanjutnya,” ujarnya.

Dikatakan Novri, aksi WCD ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB pagi. Kendati belum bisa dipastikan jumlahnya, namun peserta WCD di Poncan Ketek telah berhasil mengumpulkan 10 karung sampah dari pinggir pantai.

“Kalau di Dermaga Pelabuhan Lama dan Pantai Ujung Sibolga, ada sebanyak 1 truk sampah yang dikumpulkan oleh peserta. Dan sampah itu telah diangkut oleh Dinas LHKP Kota Sibolga,” ungkap Novi. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *