Sumut  

Wacana Wisata Halal Danau Toba, Ini Kata Luhut Panjaitan

 

MEDANHEALDINES.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan angkat bicara mengenai soal hoaks wacana wisata halal Danau Toba yang santer belakangan ini.

Luhut mengatakan jika wacana itu tidak perlu dikembangkan. Karena Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah menegaskan tidak pernah mengatakan hal tersebut.

“Kan Pak Gubernur tidak ngomong gitu. Kenapa sih mesti ribut. Sudah lah,” kata Luhut usai meresmikan operasional transportasi daring Grab di Toba Samosir, Jumat (6/9).

Kata dia, lebih baik memikirkan bagaimana pengembangan pariwisata di Danau Toba. “Banyak pekerjaan lain yang lebih penting dari hanya sekedar bicara itu saja,” ungkapnya.

Dia pun berharap seluruh masyarakat khususnya di Danau Toba tidak terpancing dengan wacana bohong itu. “Saya imbau untuk kita, jangan dikembangkan lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi membantah jika dirinya pernah berbicara soal konsep wisata halal. Terlebih wisata Syariah di Danau Toba.

Wacana bohong itu terus berkembang dan mendapat protes dari banyak pihak termasuk beberapa elit politik. Bahkan ada wacana berkembang dan menyebut Edy Rahmayadi akan meng-Islamkan Danau Toba.

“Ini adalah hoaks yang sangat jelek. Fitnah yang sangat jelek. Saya Gubernur Sumaera Utara, saya sesadar-sadarnya rakyat saya ini beragam. Karena ada kabupaten yang mayoritas Muslim, yang mayoritas Nasrani dan itulah yang ada di Sumut,” ujar Edy saat ditemui di DPRD Sumut, Rabu (4/9).

Dalam kesempatan itu, Edy Rahmayadi juga membantah soal penerapan Syariah Islam di Danau Toba. Karena Edy paham betul kawasan Danau Toba mayoritas beragama Nasrani.

“Kalau ada orang yang inginkan hal itu, tak sehat itu. Apa sih arti syariah dan Halal. Wadduh, yang ngomong juga mungkin gak ngerti itu,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.