Gawat..! Barang Bukti Pil Ekstasi di Polres Binjai Berubah Warna

Keterangan foto : barang bukti kanan sewaktu di temukan, yang sebelah kiri saat akan dipaparkan

MEDANHEADLINES.COM, Binjai – Ribuan barang bukti pil ekstasi hasil tangkapan Satres Narkoba Polres Binjai berubah warna saat dipaparkan di Mapolres Binjai, pada Selasa (27/8) lalu.

Hal ini diketahui saat Kasat Narkoba Polres Binjai AKP M Yunus Tarigan menunjukkan barang bukti dua bungkus plastik pil ekstasi berwarna hijau dan tiga bungkus plastik berisi pil ekstasi warna biru, dapat terlihat pada gambar.

Akan tetapi, saat Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto memaparkan, kondisinya barang bukti pil ekstasi warna hijau berubah menjadi tiga bungkus, sedangkan pil ekstasi yang berwarna biru menjadi dua bungkus.

Menanggapi itu, AKP M Yunus ketika dikonfirmasi, Rabu (4/9) sekira pukul 17.00 WIB mengatakan kalau hal terjadi hanya karena kesalahan pada foto. “Salah foto itu, salah foto,” ujarnya melalui telepon seluler.

Selang beberapa menit, perwira tiga balok emas dipundaknya itu kembali menghubungi wartawan. Dia lalu menyebut kalau barang bukti pil ekstasi itu ada dibelakang, sehingga tidak terlihat. “Ada dibelakang, karena ada lapisan alumuniumnnya jadi tidak terlihat. Jadi terlihat depan beda, belakang beda,” ucapnya.

Begitu dikirimkan foto pil ekstasi yang berbeda warnanya melalui pesan whatsApp, orang nomor satu di Satresnarkoba Polres Binjai ini langsung membantahnya. “Kayaknya yang ujung terbalik,” sebutnya.

Sebelumnya, Satres Narkoba Polres Binjai ada mengamankan 5 kilogram sabu dan 24.725 butir pil ekstasi tak bertuan. Barang haram ini ditemukan di terminal Bus Bintang Utara, Jalan Ikan Paus.

“Seluruh narkoba yang dikemas masing-masing dalam 5 bungkus itu diamankan dari Loket Bus Bintang Utara di Terminal Bus Jalan Ikan Paus, Kelurahan Dataran Tinggi, Binjai Timur, Kota Binjai Sumatera Utara,” kata Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto dalam gelar perkara di Mapolres Binjai, Selasa (27/8) lalu.

Pengungkapan ini atas informasi dari masyarakat yang menyebutkan, pengiriman seluruh narkoba itu dari Kota Dumai Provinsi Riau menuju Binjai. Mendapat informasi itu, polisi langsung bergerak ke TKP dimaksud.

Di dalam kardus rokok tertulis nama pengirim berasal dari Dumai atas nama Anwar dan penerima barang tertulis Hanif tujuan Kota Binjai. Sejak awal, polisi berusaha menunggu orang yang akan mengambil paket, namun setelah dua hari ditunggu, paket tersebut tak kunjung diambil.

Diduga pelaku telah mengetahui paket miliknya sudah diamankan polisi. Sekarang barang bukti tersebut sudah dibawa ke Mapolres Binjai untuk penyelidikan lebih lanjut. (AFD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.