Rakor Forkompinda Soroti Pilkades Serentak

MEDANHEADLINES.COM – Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Triwulan ke-2 yang di gelar di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah menyoroti pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di 122 desa bulan Oktober mendatang.
Bupati Sergai Ir H Soekirman berharap keamanan dapat terwujud demi terciptanya situasi yang kondusif jelang pesta demokrasi pada wilayah perdesaan yang akan melangsungkan Pilkades. Pelaksanaan Pilkades tersebar 122 desa pada 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Sergai pada tanggal 30 Oktober, agar dapat terlaksana baik, tenteram dan damai,ujar Soekirman.

Selain Pilkades,rakor juga membahas pelaksanaan sumpah jabatan anggota DPRD periode 2019-2024 pada tanggal 28 Oktober mendatang serta kerawanan kasus penggunaan Narkoba menjadi fokus pembahasan krusial yang diangkat dalam rapat Forkompinda.

Disana juga dibahas tentang prestasi Kabupaten Serdang Bedagai yakni penghargaan tingkat nasional yang diraih Kabupaten Sergai, lanjutnya, adalah mendapat status “zona hijau” dari Ombudsman RI terkait kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Oleh karena itu Bupati Sergai H. Soekirman mengharapkan agar kebersamaan yang telah terjaga ini semakin dapat ditingkatkan, semakin solid menjalankan tugas bersama-sama. “Perbesar kebersamaan, perkecil ketidak bersamaan,ujar Soekirman.

Wakapolres Tebing Tinggi Kompol R Manurung yang turut hadir menyampaikan terkait untuk menindaklanjuti tentang penyelenggaraan Pilkades secara damai dan tidak menimbulkan masalah baru kedepannya sehingga tidak ada faksi-faksi dan segmentasi dalam masyarakat yang harus diantisipasi untuk tidak berbagai masukan, saran dalam rapat yang diberikan bahwa jajaran Forkompinda sepakat untuk melakukan deklarasi damai tidak hanya dari bakal calon Kepala Desa tetapi juga akar rumputnya.

Wabup H Darma Wijaya juga turut menyampaikan masalah lain yang tidak kalah pentingnya adalah membahas kerawanan kasus narkoba, jika ditinjau jumlah kasus narkoba terus mengalami peningkatan setiap bulannya. Dalam pertemuan internal ini, jajaran Forkompinda Sergai juga sepakat bersinergi dan bekerjasama agar permasalahan di masyarakat termasuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini dapat ditekan angka pemakaiannya.

“Masalah narkoba bukan persoalan biasa, sebab rata-rata pengguna narkoba merupakan usia produktif, maka oleh itu harus segera dilakukan upaya penanganan berupa pencegahan daripada penindakan,”terang Darma

Melalui rapat koordinasi ini berbagai solusi penyelesaian yang ditawarkan untuk menekan penyalahgunaan narkoba masalah, pentingnya memberikan edukasi tentang bahaya penggunaan narkoba kepada pelajar dan masyarakat agar membentengi keluarga dari bahaya narkoba, kemudian pentingnya antara lain salah satunya berasal dari Kejaksaan Sergai “Jaksa Masuk Sekolah” lalu Polres Tebing Tinggi dengan mencanangkan kegiatan “Kampung Melawan Narkoba”, kemudian mengadakan sosialisasi-sosialisasi melalui kegiatan keagamaan, seperti kegiatan wirid di tingkat desa-desa,ujar Wabup.

Rakor tersebut diikuti Sekdakab Drs. Hadi Winarno, MM,para Kepala OPD,Camat se-Kabupaten Sergai,  Forkompinda, BNN Kabupaten Sergai, Tokoh Agama,organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda.(Mer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *