Sumut  

Langgar Aturan, Pertamina Setop Subsidi BBM Bersubsidi ke 5 SPBU Di Medan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan mendapat sanksi berupa penghentian subsidi BBM bersubsidi karena terbukti menyalahgunakan BBM bersubsidi dalam periode Januari hingga Juli 2019.

Unit Manager Communication Relations & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I Muhammad Roby Hervindo‎ ‎mengungkapkan SPBU ‘nakal’ itu menjual BBM bersubsidi premium dan solar kepada kendaraan industri. Selain itu sebagian SPBU juga melakukan pengisian ke jerigen.

“Kami mencatat mengeluarkan 5 surat sanksi kepada 5 SPBU, penghentian pasokan sementara. Ini akibat melanggar ketentuan penyaluran BBM subsidi solar dan premium kepada masyarakat tanpa surat izin dan tanpa rekomendasi dengan pengisian menggunakan jerigen,” jelas Roby, Rabu (21/8).

Kata Roby selama ini memang mereka sudah curiga dengan SPBU tersebut. Tiga SPBU terbukti melanggar saat Pertamina melakukan sidak.

Sementara itu dua SPBU dibuktikan bersalah lewat pemantauan CCTV.

Sanksi yang diberikan Pertamina adalah pembinaan selama satu bulan. Pasokan BBM bersubsidi disetop sementara untuk memberikan efek jera.

“Penghentian pemasokan salah satu pembinaan efektif menurut kami. Karena, penghentian sementara pasokan itu, sangat merugikan secara bisnis bagi pengusaha SPBU. Jadinya, terasa,” ungkap Roby.

Jika nantinya tetap mengulah, tak menutup kemungkinan Pertamina akan memberikan sanksi berat. Seperti Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) dengan memberhentikan pasokan secara permanen.

“Setelah itu, mereka akan patuh dan siap kontrol kembali. Sebagai bentuk binaan terus menurus. Sampai saat ini, kita belum memberikan sanksi pidana. Artinya, mengacu bisnis to bisnis dan mengacuh kontrak kerja,” tutur Roby.

Roby menambahkan pada tahun 2018, MOR I juga memberikan sangsi kepada 7 SPBU diwilayah kerjanya. Dimana,  ditemukan kasus menjual Premium dan Solar dengan harga non Subsidi.

“Selain penghentian, mereka juga diharus membayarkan selisi harga kepada BPK. 7 SPBU sudah kembali beroperasi,” pungkas Roby.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.