Polrestabes Medan Beraksi Lagi, 10 Orang Tertangkap dari Tiga Lokasi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan lagi-lagi mengobrak-abrik tiga kampung yang disinyalir sarang peredaran narkoba, Rabu (14/8/2019).

Puluhan personel dipimpin Kasat Narkoba AKBP Rafael Sandy Cahya Priambodo bergerak dari markas komando sekira pukul 16.00 WIB. Mereka menuju Jalan Jermal XV, Kecamatan Medan Area, Jalan Bromo Ujung atau Jalan Rawa Cangkuk IV, Kecamatan Medan Denai dan di Jalan Denai Gang Jati dan Sehat, Kecamatan Medan Area.

Lokasi pertama yang disambangi adalah Jalan Jermal XV, yang baru-baru digempur dan dua rumah dihancurkan karena menjadi sarang narkoba. Lantaran tidak ada didapati pengedar, pemakai dan barang bukti narkoba, lantas rombongan bergerak ke Jalan Bromo atau Rawa Cangkuk IV.

Warga kampung heboh begitu melihat polisi datang, tak sedikit dari mereka yang berusaha kabur. Polisi yang sudah bersiap melakukan pengejaran dan berhasil menangkap empat orang atas nama M Noor (48), Faisal Balbaher (44), Zainal Arifin (48) dan Basrizal alias Buyung (37).

“Selain mereka, kita turut mengamankan tiga paket sabu dengan berat bruto 0,55 gram, alat isap sabu yang di pipa kaca pirex masih ada sisa sabu 1,72 gram, sebilah klewang dan satu unit pistol,” kata AKBP Rafael melalui keterangan tertulis yang diperoleh Medanheadlines.com.

Selanjutnya pasukan bergeser ke target berikutnya yaitu Jalan Denai Gang Jati dan Sehat. Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi turut mengamankan lima pria dan satu wanita yang diantaranya Dahniel (36), Hendro Chaniago (32), Dedi Syahputra (34) dan Rahmat Efendi (35), Raja Ditobing (45) dan Melisa Lase (30).

“Barang bukti yang juga disita dari sana yaitu satu paket sabu 0,15 gram, tiga paket sabu dengan berat 0,36 gram, dua pipet runcing dan dua alat isap sabu (bong-red). Berikutnya dua buah kaca pirex yang masih ada sisa sabu masing-masing beratnya 1,33 gram dan 1,48 gram,” ungkap Rafael.

Rafael menjelaskan, Gerebek Kampung Narkoba (GKN) dilakukan berdasarkan adanya laporan masyarakat yang sudah resah dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tiga lokasi tersebut. Menindaklanjuti itu, polisi lalu melakukan penggrebekan dengan tujuan agar ketiga kampung itu bersih dari narkoba.

“GKN akan terus kita lakukan sampai titik rawan narkoba betul-betul bersih. Untuk 10 orang berikut barang bukti selanjutnya kita bawa ke markas komando untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Rafael. (AFD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *