Beraksi Di Siang Bolong, Perampok Gasak Rp 400 Juta di Supermarket Irian

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Satu unit mobil vendor yang bertugas melakukan pengambilan uang dirampok di depan Irian Supermarket Jalan Bahagia, Kecamatan Medan Kota, Kamis (1/8/2019) siang.

Informasi yang diperoleh, mobil vendor yang menjadi sasaran perampok diketahui milik Abacus, dengan nomor polisi BK 1005 SKV. Tujuannya mobil itu hendak melakukan pick up uang di Irian Supermarket.

Salah seorang pegawai Abacus yang menjadi saksi kejadian, Adin membenarkan bahwa awal mulanya, mereka baru melakukan pick up uang.

“Kami baru melakukan pick up uang. Jadi, pas melihat rekaman CCTV kami memang sudah diikuti. Dan sepertinya sudah direncanakan dengan matang,” ucap pegawai Abacus, Adin yang mengenakan pakaian safari warna hitam di TKP.

Menurut Adin, ada dua orang yang terlihat mengikuti mereka dengan mengendarai sepeda motor. Pada saat merampas uang mereka (pelaku) tidak ada menodongkan senjata.

“Pelaku merampas tas berisi uang pada saat saya mau mengamankannya ke dalam brankas di dalam mobil,” ujarnya.

Ketika disinggung berapa jumlah uang yang raib digasak bandit jalanan itu, Andin tak berani berkomentar. “Maaf ya, kalau itu saya tidak bisa bilang,” jelas Adin.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian perampokan di Irian Supermarket tersebut. Dia mengatakan kejadian terjadi sekira pukul 12.14 WIB. Pelaku ada dua orang. Jadi mereka Vendor Abacus dari Bank BCA,” sambungnya

“Benar, mereka Vendor Abacus Bank BCA yang setiap hari melakukan pengambilan uang di Irian Supermarket yang dirampok,” kata Revi.

Ketika ditanyai apakah ada dugaan pelaku adalah mantan karyawan vendor itu, Revi mengaku belum bisa memastikan hal tersebut.

“Ini masih kita lakukan penyelidikan. Untuk kerugian uang ditaksir mencapai Rp 400 juta,” ucap Revi.

Revi juga menjelaskan, saat melancarkan aksinya para pelaku tidak ada melakukan pengancaman. Pelaku menunggu petugas lalai baru dengan cepat merampas uang tersebut.

“Pokoknya kita masih mengumpulkan saksi. Sewaktu kejadian ada tiga petugas yang berjaga, sementara yang mengambil uang ke dalam hanya satu satu orang,” beber Revi.

Sementara itu, Satpam Irian Supermarket Samanudi GW mengatakan, bahwa ia sempat melihat mobil milik Abacus datang bersama seorang pengawal seperti pensiunan oknum petugas TNI, dan kemudian masuk ke dalam Irian Supermarket untuk mengambil uang.

“Aku lihat mereka bawa uang dari dalam Irian Supermarket, dengan cara dipanggul. Pada saat dirampok, mereka sempat kejar-kejaran di depan. Tapi perampoknya berhasil kabur,” jelas Samanudi (AFD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *