Sempat Berondok di Asbes, Dua Terduga Curanmor Tetap Dihajar Massa Hingga Tewas

MEDANHEADLINES.COM, Medan- Sempat menyelamatkan diri ke dalam rumah warga dan berondok di atas asbes. Namun, upaya itu tak merubah nasib Ilham dan Jainudin alias Vijay. Mereka tetap tidak terselamatkan dari aksi membabi-buta massa.

Keduanya menjadi pelampiasan emosi warga setelah diduga melakukan pencurian sepeda motor dari halaman Masjid Al-Ridho di Jalan Tuasan Gang Rukun, Kelurahan Siderejo Hilir, Medan Tembung, Jumat (26/7) malam, sekira pukul 19.00 WIB.

Sebelum tertangkap, kedua pemuda sekitaran 25 tahun, itu berboncengan menggunakan sepeda motor Honda BK 3909 ACS melintas di depan Masjid Al-Ridho. Di sana mereka melihat Honda CBR BK 3612 AGW milik Agung Praditya (25) terparkir di halaman mesjid.

“Pemilik kendaraan (korban) waktu itu sedang sholat di masjid,” kata Panit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Ipda Supriadi , Sabtu (27/7) sore.

Situasi sepi membuat Iham dan Vijai gelap mata dan berniat mengambil sepeda motor itu. Mengendap-endap mereka mematahkan kunci kotak menggunakan kunci leter T yang sudah dibawa.

Sial, Maghrib itu keberuntungan tak memihak mereka. Sedikit lagi berhasil, aksi keduanya diketahui warga sekitar. Spontan teriakan maling… pun ‘menggelegar’. Sontak puluhan massa datang menuju asal suara teriakan.

Panik dan tak mau konyol, kedua pemuda itu berusaha menyelamatkan diri dengan cara lari dan masuk ke dalam rumah warga. Berharap tidak dikejar massa yang bertambah banyak.

Namun, keberuntungan kembali tidak berpihak mereka. Massa justru mengejar keduanya dan berhasil penangkap kedunya. Tak pelak, massa menghajar mereka tanpa belas kasihan. Meski sudah meregang nyawa, kedua tetap dihajar hingga akhirnya tewas di tempat dengan kondisi berlumuran darah.

“Informasi di TKP, kedua terduga pelaku benar masuk ke rumah warga dan memanjat ke atas asbes. Satu dari mereka bahkan sempat jatuh dan naik lagi,” ujar Supriadi.

Suasana kampung menjadi heboh, seketika orang-orang menyemut di lokasi untuk melihat kondisi terduga pelaku yang sudah terkapar. Lebih banyak yang ‘menonton’, ketimbang menolong.

Beruntung Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan yang mendapat informasi cepat tiba di lokasi. Lokasi kejadian kemudian disterilkan, polisi lalu melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi. Korban pun diarahkan untuk membuat laporan pengaduan ke markas komando.

Polisi kemudian membawa jenazah pria malang itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan visum. Sedangkan barang bukti sepeda motor dan satu buah kunci leter T diduga milik terduga pelaku diamankan di mapolsek.

“Saat kita di lokasi, kondisinya sudah tergeletak usai dihakimi massa. Sekira pukul 03.00 WIB keluarga terduga pelaku datang ke kantor dan kita sudah sampai kondisi keduanya. Keluarga lantas kita arahkan untuk melihat mereka di rumah sakit,” pungkas Supriadi.(afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *