Jambret Ponsel Dari Tangan Bocah, Pelaku Terkapar Tabrak Betor Parkir

MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Tengah – Bocah berusia 4 tahun menjadi korban aksi kejahatan oleh pria yang tak dikenal. UP disebut menjadi korban aksi jambret saat berada di grosir milik orangtuanya.

Kejadian naas ini terjadi sekira pukul 13.30 WIB di Jalan Matseh Gelar Kesayangan Lingkungan I, Kelurahan Pandan Wangi, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (23/7).

Orangtua korban, Yanti saat ditemui mengaku bahwa pelaku jambret tersebut berjumlah 2 orang. Dengan mengendarai Vario hitam salah satu pria dikatakan merampas ponsel saat digegaman anaknya, UP.

“Anak saya kan lagi duduk di atas tumpukan beras sambil memainkan ponsel, tiba-tiba ada dua orang pria datang, dan satu orang pria yang di bonceng itu turun dan langsung merampas ponsel anak saya,” kata Yanti.

Dikatakan Yanti, sadar anaknya menjadi korban kejahatan, ia pun meneriaki aksi pelaku. Mendengar teriakan Yanti, pria yang berada di dalam warung kopi pun keluar dan menghampiri korban.

“Sesudah dirampasnya, langsung tancap gas lah kedua pelaku itu. Sempat tadi kuteriaki maling, makanya keluar abang-abang yang di dalam warung kopi yang di sebelah grosir ku ini,” terang Yanti.

Masih Yanti, kedua pelaku yang melarikan diri ini berakhir tak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku yang tak tau `medan` ini terjatuh setelah menabrak becak bermotor yang sedang parkir.

“Nggak sadar pelaku kalau di depan ada jalan gundukan yang besar. Pas di jalan yang ada gundukan itu, sakking kencangnya standinglah kereta orang itu dan menabrak betor yang parkir,” jelas Yanti.

Setelah menabrak betor, kata Yanti, kedua pelaku terjatuh dari sepeda motor. Salah satu pelaku pun terkapar dan dilarikan ke RSUD Pandan.

“Satu pelaku yang dibonceng itu melarikan diri, katanya,” jelas Yanti.

Dilain pihak, Ikbal (39) saat ditemui di lokasi membenarkan kejadian laka lantas tersebut. Ia yang mengaku tak mengetahui aksi jambret itu pun lalu membawa pelaku yang sudah terkapar ke RSUD Pandan.

“Kebetulan lewat dari sana (lokasi laka lantas) bang. Ku lihat kepala korban sudah berlumuran darah. Ku tanya lah, kenapa bang? Lalu dia minta tolong untuk diantar ke Rumah Sakit. Setelah ku antar, balik lagi aku ke lokasi kejadian. Dari lokasi kejadian itulah kutau kalau korban yang kutolong tadi adalah pelaku jambret,” terang Ikbal yang mengaku pegawai Bank BRI.

Akibat kejadian itu, kata Ikbal, tidak hanya pelaku yang turut menjadi korban laka lantas tersebut. Sepeda motor pelaku yang melaju dengan kecepatan tinggi ini pun turut menabrak seorang parbetor saat berada di lokasi kejadian.

“Sudah dibawa dua-duanya (korban) ke RSUD Pandan. Abang (Parbetor) itu pun nggak sadar waktu dibawa ke Rumah Sakit,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Pandan, Heri Budiarto saat dikonfirmasi membenarkan aksi copet yang dilakukan pelaku. Ia mengaku sedang melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

“Lagi penanganan reskrim Polsek Pandan,” katanya singkat.(hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *