Polisi Ringkus Pelaku Penipu Modus Telepon Keluarga Kena Narkoba

MEDANHEADLINES.COM,Medan – Polsek Medan Timur berhasil  meringkus pelaku penipuan dengan modus menyebut keluarga korban tertangkap kasus narkoba.

Dari informasi yang diperoleh, tersangka yang ditangkap tersebut berinisial BP alias Andi, 33. Warga Jalan Kapten Rahmad Budin, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Merelan

 

“Jadi modusnya, pelaku menelepon korban dan mengatakan anggota keluarganya ditangkap polisi karena kasus narkoba. Dan pelaku mengatakan bisa membebaskannya. Tapi syaratnya harus memberikan sejumlah uang. Padahal gak ada keluarganya yang tertangkap,” terang Kapolsek Medan Timur Komisaris Muhammad Arifin, Senin (24/6).

 

Arifin menjelaskan, BP-lah yang mengambil langsung uang tebusan itu. Dia menemui korban dan mengambil uang puluhan juta.

 

Setelah berhasil, pelaku melarikan diri dan tidak pernah menghubungi korban lagi.  

 

Uang hasil penipuan digunakan pelaku untuk berfoya-foya. Pelaku juga membelikan sejumlah barang dari uang hasil menipu.

 

“Jadi mereka menghabiskan uang itu dengan membeli peralatan elektronik. Barang-barang itu juga menjadi barang bukti,” ungkap Arifin.

 

Bahkan, kepada orang lain, pelaku mengaku barang-barang itu dibeli dari hasil panen pertanian.

 

Kasus ini dilaporkan oleh korban Sudianto. Warga Jalan Mahoni, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Perjuangan.

 

Dari pengakuannya, korban dipilih secara acak. Polisi juga masih mendalami darimana pelaku mendapatkan nomor telepon calon korban.

 

“Jadi kita menduga korbannya tidak hanya di Sumut saja. Kalau laporan baru disini. Kabarnya sudah banyak laporan. Ini masih kita kumpulkan,” tukasnya.

 

Hingga saat ini pihaknya masih memburu pelaku yang berperan sebagai penelepon. Arifin berharap, masyarakat bisa mewaspadai aksi lewat telepon yang memang sedang marak.

 

“Inisial pelakunya D. Ini masih kita lakukan pengejaran. Untuk masyarakat harus mewaspadai aksi-aksi serupa. Jangan sampai kita menjadi korban berikutnya,” pungkasnya.

 

Pelaku terancam melanggar Pasal 372 tentang penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.(afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *