Kasus Dugaan Makar, Polda Sumut Tetapkan 2 Tersangka

MEDANHEADLINES.COM,  Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan dua orang yaitu R dan Z sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar. “Ada dua tersangka, Z dan R. Ini bukan kriminalisasi tapi ada perbuatan melawan hukum, ada peraturan yang dilanggar dan ada orang yang melaporkan,” ucap Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Selasa (28/5/2019)

Sebelumnya, R yang menjabat sebagai Wakil ketua gerakan nasional pengawal Fatwa (GNPF) Sumut itu dijemput oleh polisi di kediamannya di kawasan Jalan Abdullah Lubis Medan pada Senin (27/5/2019) kemarin dan hingga kini diperiksa di Ditkrimum Polda Sumut

Kapolda juga menjelaskan, Dalam kasus dugaan makar tidak perlu menunggu akibat, karena Materilnya diucapkan bisa (dijerat), perbuatannya itu dilarang, tidak perlu menunggu akibat sudah bisa diterapkan (Pasal 170 KUHP).

“Apalagi sudah ada kegiatan. Jakarta Medan ini kan satu nafas. Mereka tidak bisa berdiri sendiri. Ini saling berkait dimana tujuannya untuk memprovokasi masyarakat. Harapannya di Medan kejadiannya sama (sepertti di Jakarta),” Jelas Kapolda

Selain itu, Kapolda juga menjelaskan telah memanggil Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dahnil Anzar Simanjuntak terkait kasus makar ini, Namun Dahnil tidak bisa hadir dalam pemanggilan kali ini.

“Khusus pemeriksaan Dahnil Anzar Simanjuntak selaku saksi ya. Tadi saya baca pernyataannya di media bahwa yang bersangkutan belum membaca secara langsung surat panggilan yang beredar di media sosial,” ujarnya

‎”Nanti akan kita layangkan kembali kapan waktu yang beliau sempat nanti akan kita koordinasikan,” Pungkasnya. (red)

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *