PMI Medan : Stok Kantong Darah Aman Hingga Lebaran

MEDANHEADLINES.COM – Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kota Medan mengklaim Stok kantong darah yang dimiliki Unit Transfusi Darah masih mencukupi hingga hari raya idul fitri mendatang

“Insha Allah, ketersediaan darah di PMI sampai lebaran nanti masih aman,” ungkap Kepala Seksi Pelayanan Teknik Laboratorium dan BDRS UTD PMI Medan dr Ira Fitrianti Putri Lubis

Dijelaskannya, stok kantong darah sehat (darah siap pakai) untuk didistribusikan ke Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) per tanggal 16 Mei 2019, ada sebanyak 2.442 kantong.

Jumlah ini, dipaparkannya terdiri dari 2.147 kantong stok WB (whole blood/darah lengkap), yakni golongan darah A: 514 kantong, B: 651 kantong, AB: 169 kantong, O: 813 kantong. Kemudian 275 kantong stok Prc (Packed Red Cell/sel darah merah) yang terdiri golongan darah A: 80 kantong, B: 38 kantong, AB: 32 kantong, O: 125 kantong.

“Akan tetapi, untuk permintaan darah rhesus negatif akan disesuaikan dengan permintaan, karena langka. Jadi tidak bisa di stok dalam jumlah banyak, karena takut kalau tidak ada permintaan mubazir, jadinya expired dan dimusnahkan,” jelasnya.

Untuk itu Ira mengimbau, bagi warga yang berpuasa bukan alasan untuk tidak mendonorkan darahnya. Sebab menurut dia, dari segi kesehatan dan agama juga tidak ada larangan untuk melakukan donor darah saat berpuasa.

“Yang penting saat sahur ya tetap makan dan minum sesuai dengan kalori yang dibutuhkan. Insha Allah aman kok puasanya,” sebutnya.

Ira menambahkan, selama puasa, jadwal kegiatan donor darah juga masih terus ada. Karenanya lanjut dia, bagi masyarakat yang ingin donor darah pada bulan puasa ini ataupun lebaran nanti, Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Medan akan tetap buka selama 24 jam.
“Kegiatan donor darah seperti biasa. Saat ini ada beberapa instansi dan komunitas yang sudah memasukkan jadwal masing-masing,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak menyampaikan bahwasanya stok kantong darah di rumah sakit milik Kemenkes ini pada bulan puasa, memang terjadi penurunan. Akan tetapi, menurut dia hal itu bukan menjadi suatu permasalahan bagi pasien di tempatnya.

Sebab, sambung Rosa, bila terjadi kekurangan stok darah untuk pasien, RSUP Haji Adam Malik akan mengarahkan keluarga pasien untuk menghubungi ke PMI. Namun begitu, sambung dia, pihaknya akan lebih menyarankan agar melakukan transfusi darah terhadap keluarga pasien sendiri.

“Memang saat ini turun. Tapi bukan jadi masalah untuk kebutuhan pasien,” ujarnya.(red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *