Gagal Beraksi, Anak Simpang Beo Meringkuk di Sel

M Taufiq setelah diboyong ke Polsek Percut Sei Tuan. 

MEDANHEADLINES.COM, Percut – M Taufiq (22) bakalan tidak bisa berkumpul dengan keluarga dalam waktu yang cukup lama. Pasalnya, pria yang tinggal di Jalan Simpang Beo, Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, ini sedang meringkuk di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan.

Bukan tanpa sebab pekerja bangunan itu tidur gratis di sana. Ia resmi menjadi penghuni baru setelah ketangkap warga usai mencuri sepeda motor di Jalan Balai Desa, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (27/2/2019) malam.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu MK Daulay menerangkan, M Taufiq melancarkan aksinya sekira pukul 21.30 WIB. Malam itu, korbannya bernama Alwani (31) pulang ke rumah di Jalan Balai Desa dan memarkirkan kreta (sepeda motor) Honda Tiger warna hitam BK 4756 BI, miliknya di depan rumahnya.

Lelah seharian bekerja, buruh gudang besi itu masuk ke dalam rumah untuk beristirahat. Tapi, lanjut Daulay, baru hitungan menit di dalam, korban mendengar suara kretanya. Curiga ia spontan keluar dan ternyata pelaku sudah membawa kabur kretanya.

“Atas kejadian itu, korban membuat laporan pengaduan ke markas komando, dan tertulis dalam LP /589/ II / 2019 / SPKT PERCUT Tanggal  27 Februari 2019,” kata Daulay kepada medanheadlines.com, Kamis (28/2/2019) malam.

Berdasarkan laporan korban, Daulay memerintahkan Tim Pegasus melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP). Kurang lebih setengah jam di TKP, tim mendapat informasi bahwa pelaku telah diamankan warga tak jauh dari TKP.

Tim bergerak cepat mengamankan pelaku agar terhindar dari amukan massa. Selanjutnya pelaku berikut barang bukti diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan untuk diproses lebih lanjut.

“Pelaku sudah kita tahan. Akibat perbuatannya, ia disangkakan melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” jelas Daulay (afd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *