Ikan Mas Arsik, Salah Satu Kuliner Khas Batak
MEDANHEADLINES.COM, Parapat – Berbagai cara dilakukan untuk mendongkrak minat para wisatawan berkunjung ke kawasan wisata di kawasan Danau Toba.
Salah satu langkah yang dilakukan oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) untuk meningkatkan kunjungan tersebut adalah dengan menyajikan beragam kuliner khas dalam setiap event di kawasan wisata tersebut.
Basar Simanjuntak selaku Direktur Pemasaran Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) mengatakan terobosan ini mulai diperagakan dalam pelaksanaan Lake Toba Chinese New Year Splendor di Pantai Bebas, Parapat, pada 6-9 Februari 2019 lalu
“Di samping bertema Imlek, konsep kegiatan ini juga memiliki tema kuliner. Rencana ke depan, meski ada tema-tema tertentu tetapi harus ada side event kuliner,” ungkapnya
Menurut Basar, terobosan kuliner ini merupakan salah satu kebaruan yang digagas BPODT pada tahun ini dalam pengembangan pariwisata Danau Toba. Mereka meyakini aspek kebaruan menjadi salah satu kiat yang efektif untuk menarik kunjungan wisatawan.
“Belum lama ini saya bertemu dengan beberapa wisatawan Malaysia. Mereka sudah tahu dan pernah datang ke Parapat 30 tahun lalu. Dan setelah sekian lama, sekarang mereka datang lagi karena mendengar sudah ada yang baru dan banyak yang mulai dibangun. Mereka tahunya dari media massa, medis sosial dan blog-blog.Padahal ini baru dimulai, masih pemanasan, tetapi mereka melihat sudah ada perubahan,” tutur Basar.
Selama empat hari pelaksanaan Lake Toba Chinese New Year Splendor, semua kebutuhan kuliner di arena acara disediakan oleh deretan food truck. Mereka menawarkan berbagai ragam kuliner, mulai dari snack sampai makanan masakan. Tidak ketinggalan aneka minuman.
BPODT, kata Basar, meyakini ketersediaan kuliner menjadi sesuatu yang sangat penting dalam penyelenggaraan setiap event pariwisata. Dan ragam kuliner yang disediakan adalah produk-produk yang terjamin kesehatan, kebersihan serta kehalalannya.
Ini yang akan terus digalakkan BPODT dalam menggelar berbagai event pariwisata di kawasan Danau Toba sepanjang 2019 pada hampir setiap dua minggu sekali. “Kuliner akan menjadi perhatian kami dalam setiap event,” ujarnya.
Bukan hanya dari nusantara, BPODT juga membuka pintu hadirnya kuliner-kuliner dari dunia internasional dalam pelaksanaan setiap event. Karena itu, mereka tidak hanya akan menggandeng keterlibatan provinsi-provinsi lain di Indonesia, tetapi juga negara-negara lain.(Red)












