Sumut  

Menang Mutlak, Kus Hendro Kembali Pimpin HPI Sumut

MEDANHEADLINES.COM, Medan, – Musyawarah Daerah (Musda) ke – V Dewan Piminan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPD – HPI) Sumatera Utara digelar di Garuda Plaza Hotel, Jalan Sisingamangaraja, No. 18, Kota Medan, Sabtu (19/1) secara resmi dibuka oleh Kepala Disbudpar Sumut, Dr Ir Hj Hidayati, MSi.

Acara tersebut juga di hadiri Sekjend DPP HPI Tasyamen KK, Ketua ASITA Solahuddin Nasution, Ketua PHRI Denny S Wardana, Ketua ASPPI Mercy Panggabean dan undangan lainnya.

Sebelum acara Musda berlangsung, Ketua Umum DPP HPI yang diwakili oleh Sekjend DPP HPI Tasyamen KK menyampaikan sambutan bahwa sesuai dengan amanah AD/ART yang bertujuan untuk tidak hanya memilih ketua tetapi juga merencanakan program-program kerja ke depan, kewenangan untuk membuat program kerja lima tahun dan garis besar haluan organisasi yang nantinya diamanahkan kepada ketua terpilih. Kewenangan lain dalam Musda adalah memilih ketua baru.

“Walaupun HPI ini asosiasi profesi namun kandidat dalam setiap musyawarah menjadi “high light even” yang jadi tujuan utama. Untuk itu kami dari DPP berharap kiranya Musda HPI ini berjalan demokratis dan penuh kekeluargaan juga dapat melahirkan pemimpin yang amanah serta memiliki program kerja yang dapat direalisasikan,” ucap Tasyamen.

Lebih lanjut Tasyamen mengatakan bahwa HPI saat ini sudah ada di 32 provinsi dari 34 provinsi yang ada. Maluku Utara dan Sulawesi Barat belum terbentuk. Di Sumatera terdapat 10 provinsi, mulai dari Aceh – Lampung semuanya telah terbentuk. Begitu juga untuk ditingkat kabupaten/kota dengan anggota sekitar 12.500 orang di seluruh Indonesia sesuai data terakhir saat Rakernas di Jogja 2018.

Pramuwisata terbagi dua, yaitu umum dan lokal, dan seiring perkembangan wisatawan saat ini ada juga pramuwisata khusus seperti tracking, menyelam, mendaki gunung dan lainnya, dan itu sekarang sudah ada di HPI. Pada awalnya HPI disebut sebagai duta wisata yang saat itu organisasinya HDWI.

Setelah sambutan Ketua DPP HPI, dilanjutkan oleh Kadisbudpar Sumut DR Ir Hj Hidayati MSi memberikan sambutan sekaligus membuka Musda HPI yang ke – V.

“Kami dari Dinas Pariwisata Sumut, menganggap semua stakeholder ini adalah bahagian dari tubuh kami (Disbudparsu). Saya menganggap bahwa HPI ini adalah raut wajah saya yang tentunya ada mulut yang bisa berkomunikasi dan mata untuk melihat keadaan, juga di dalamnya ada ICA (Indonesian Chef Asosiation) yang bisa memberi cita rasa dan ASITA sebagai dada saya, yang dapat memberikan inspirasi dengan maksud bahwa di dalam dada ini sudah tersimpan semua apa yang akan kita paketkan. HPI juga merupakan kedua tangan saya, yang akan beraksi memberikan action. Jadi HPI sudah lengkap sebagai anggota tubuh, oleh sebab itu jika HPI tidak bersinergi maka akan lumpuh lah pariwisata,” jelas Hidayati

Maka siapapun ketua yang terpilih nanti, dia harus dapat meningkatkan inovasi HPI dan bersinergitas dengan dunia kepariwisataan, karena organisasi ini merupakan profesi dan HPI adalah duta pariwisatanya.

“Dengan profesi ini mereka (HPI) bisa menyampaikan informasi yang bagus, kalau pun ada yang tidak bagus mereka juga bisa menyampaikan hal itu kepada wisatawan. Maka saya mengharapkan ketua terpilih nantinya adalah orang yang sudah berpengalaman, mempunyai eksistensi dan kecintaannya kepada pariwisata. Kita punya program nantinya untuk mensertifikasi, mengadakan workshop untuk meningkatkan capasibility terhadap HPI,” ujar Hidayati.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan Musda, yang di hadiri lima DPC antara lain Tobasa, Samosir, Humbahas, Tanah Karo dan Langkat.
Acara pembukaan dimulai dari LPJ periode 2013-2018 oleh Kus Hendro selaku ketua sebelumnya, hingga akhirnya pembentukan komisi pembuatan peraturan dan persyaratan ketua.

Pada pukul 17.30 WIB acara pemilihan ketua pun dimulai, yang mana ada tiga kandidat calon yaitu Kus Hendro (petahana), Daerman Damanik dan Damrin Nainggolan. Dari 75 suara yang ada, maka terpilih pemenang dengan angka mutlak yang dimenangkan oleh Kus Endro sebanyak 51 suara, Damrin Nainggolan 15 suara dan Daerman Damanik 9 suara.

Sebagai ketua terpilih untuk periode 2019-2024 Kus Hendro mengatakan kepada awak media,

“Tentunya kita akan intropeksi diri dan melakukan pembinaan internal , karena selama ini banyak kekurangan yang dimiliki sehingga ini yang nanti akan dibenahi atau dikejar. Semoga dalam 4-5 bulan ke depan hal ini dapat terwujud dengan baik, khususnya pembenahan dibidang SDM, apa lagi ada program di tahun lalu mengenai program penguasaan IT dan publik speaking.
Ini yang perlu kami capai, dan ini adalah modal utama dari pada pemandu wisata menghadapi era milineal yang sudah harus menggunakan IT,” ungkap Endro.

Lebih lanjut Endro menambahkan, bahwa kedepan akan lebih banyak menjalin kerjasama kepada stakeholder misalkan pemerintah dan pihak-pihak swasta lainnya karena semakin banyak chanel semakin ngampang untuk mengetahui mana yang diperlukan dan dimana kekurangannya, sehingga tercipta kerjasama dan adanya transfer ilmu agar lebih bermanfaat. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.