Janji Kencan Usai Kenalan di Facebook, Dua Pemuda Ini Jadi Korban Perampokan

Salah satu pelaku usai diamankan di Mapolsek Sunggal

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Maksud hati ingin berkencan dengan wanita pujaan hati namun Nasib sial malah dialami dua pemuda yaitu Akbar Sinaga (17) dan Mikhael Manalu (18) .

Pasalnya wanita yang mereka kenal melalui facebook itu ternyata palsu, malah kedua remaja tersbut menjadi Korban perampokan dan penganiayaan belasan orang tak dikenal

Kasus ini berawal dari perkenalan korban Akbar dengan seorang wanita cantik di situs jejaring sosial Facebook.

Terpesona dengan foto profil wanita tersebut, ia intensif melakukan komunikasi melalui dunia maya. Lantas pada Kamis 13 Desember 2018, korban mendapat pesan dari akun Facebook milik wanita itu untuk bertemu di kawasan Jalan Pinang Baris.

Mendapat sinyal positif, korban kemudian mengajak rekannya Mikhael untuk menemui sang wanita , Namun ternyata sesampainya di tempat yang disepakati, bukannya wanita cantik yang dilihat, korban malah bertemu dengan 6 orang pemuda.

“Jadi memang, korban tidak mengetahui selama ini berkomunikasi dengan pelaku melalui Facebook dimana pelaku menyamar sebagai perempuan,”sebut Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Rido, Kamis (20/12).

Kemudian dengan menggunakan sepeda motor korban, keduanya dibawa oleh para pelaku ke suatu tempat di pinggiran sungai. Disana keenam pelaku mulai mengintimidasi kedua korban dengan meminta uang dan harta benda korban.

“Karena memang kebetulan tidak membawa uang banyak, korban sempat ditunjang oleh salah seorang pelaku. Akhirnya para pelaku merogoh pakaian kedua korban dan menemukan uang sebesar 50 ribu rupiah. Pelaku juga merampas handpone dan sepatu kedua korban,”urai Kapolsek.

Tak Cukup sampai disitu, kedua remaja itu kemudian dibawa keliling lagi. Namun belakangan korban Mikhael diturunkan di kawasan Terminal Pinang Baris. Sementara Akbar dibawa di suatu tempat di kawasan Jalan Kemiri Desa Tanjung Gusta Kec. Sunggal DS, tepatnya di dalam sebuah rumah kosong.

“Nah disini, korban akbar mendapat penganiayaan kembali. Dia dikeroyok oleh belasan pemuda karena dibilang salah seorang pelaku sebagai anggota geng motor. Usai dikeroyok, korban kemudian dilepaskan,” sebut Yasir.

“Korban kemudian melaporkan peristiwa ini ke orangtuanya dan langsung membuat laporan polisi,”imbuhnya.
Polisi lanjut Yasir bergerak cepat. Tim Pegasus Polsek Sunggal membawa korban kembali ke TKP. “Nah, pada saat dan pada saat di sekitar TKP salah satu pelaku berinisial RPH alias Riski kelihatan dan kemudian Tim Pegasus mendatangi pelaku tetapi pelaku sempat melarikan akan tetapi berhasil dikejar dan ditangkap,”terangnya.

Namun belasan pelaku lainnyalangsung melarikan diri sedangkan tersangka Riski kemudian tim diboyong ke Polsek Sunggal.

“Saat ini, petugas masih mengejar belasan pelaku lainnya. Sedangkan pasal yg di kenakan Pasal 365 ayat (2) KUHPidana, ancaman hukuman 9 tahun penjara,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *