PSMS Degradasi, Ini Tanggapan Edy Rahmayadi

Edy Rahmayadi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kompetisi Liga 1 Telah berakhir dengan Persija sebagai Jawaranya, Namun dibalik gelar juara ada juga tim yang harus tersungkur ke zona degradasi, Salah satunya adalah tim Kebanggaan warga Medan yaitu PSMS

Menanggapi hal ini, Ketua Pembina PSMS Medan Edy Rahmayadi mengatakan degradasinya PSMS ini salah satu penyebabnya adalah suporter yang tidak bisa memberikan suntikan semangat kepada pemain. Sehingga berpengaruh pada performa pemain.

“Para pemainnya sendiri, juga tak merasa semangat menjadi yang terbaik,” kata Edy Rahmayadi.

Edy juga mengesalkan ulah para suporter yang kerap melanggar peraturan akibat menyalakan flare saat PSMS bermain.
“Saya baru menandatangani sebulan lalu masalah denda. Rp900 juta saya harus membayar denda yang diakibatkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Bayangin, Kalau saya harus membayar denda begituan, siapa yang kuat yah,” tukasnya.

Dia berharap seluruh pemain dan suporter bisa menjadikan degradasi ini untuk introspeksi. Karena PSMS milik Sumatera Utara.

“Tahun depan harus lebih baik,” tandasnya.

Seperti diketahui, PSMS Medan harus menerima pil pahit setelah menjadi bulan-bulanan PSM Makassar dengan skor 1-5 di laga terakhir Liga 1 2018 di Stadion Mattoanging, Makassar, Minggu (9/12).

Setelah dihajar 1-5 oleh PSM Makassar, PSMS Medan harus rela terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Bak jatuh tertimpa tangga, berselang empat hari setelah degradasi, Kamis (13/12), PSMS harus tersingkir dari panggung Piala Indonesia 2018 setelah kalah lewat adu penalti dengan skor 4-5 kontra klub Kepri Jaya yang notabene tim divisi 3, di Stadion Gelora Citramas, Kota Batam.

PSMS harus rela degradasi ke kasta kedua Liga Indonesia bersama dua tim yakni Sriwijaya FC dan Mitra Kukar. PSMS finis di urutan terakhir Liga 1 2018 dengan perolehan 37 poin. Kemudian di atasnya ada Sriwijaya FC 40 poin dan Mitra Kukar dengan 39 poin. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *