Anggur Berformalin Yang DItemukan di Pasar Sibolga
MEDANHEADLINES.COM – Dinas Kesehatan Kota Sibolga, Sumatera Utara saat ini sedang melakukan pelacakan terhadap distributor buah-buahan yang ditemukan mengandung formalin atau bahan pengawet mayat.
“Kita masih cari tahu, kita tanya penjual, kapan masuk buahnya, ini masih pelacakan,” ungkap Kasi Farmasi Juni Fitria mewakili Kadis Kesehatan Sibolga Firmansyah Hulu, Selasa (18/12).
Dikatakan Juni, pasca temuan dua jenis buah yakni Anggur dan Semangka yang positif mengandung bahan berbahaya itu, pihaknya mengintenskan pengawasan di pasar-pasar penjual buah.
Tidak saja pasokan buah impor namun juga buah-buahan lokal. Pasalnya saat temuan tersebut, sebut Juni, pengakuan para pedagang Anggur yang mengandung formalin tersebut tidak saja berjenis impor, namun juga lokal.
“Sekarang kan banyak Anggur yang murah-murah itu di pinggir jalan, maka itu ini sedang kita lacak,” imbuhnya.
Kendati Juni menyebut, pihaknya tak mempersalahkan kalangan pedagang atas beredarnya buah mengandung zat berbahaya tersebut.
Karena itu lanjut dia, langkah yang diambil pihaknya kepada pedagang masih sebatas himbauan agar tak lagi menjual buah yang positif mengandung formalin.
“Penjual kan gak bisa disalahkan, kita hanya menghimbau, dan mempertanyakan siapa distributornya?” ucap Juni.
Soal target pihaknya agar buah-buah berbahaya tersebut tak lagi beredar di pasaran, Juni menegaskan upaya maksimal melacak distributor buah tersebut akan dilakukan. BPOM Medan, sambung dia, tentu akan terlibat.
“Tapi ini tidak akan luput dari bantuan BPOM Medan. Belum dilapor memang, menunggu pak Kadis, kan baru semalam ditemukan. Yang jelas kita akan lakukan semaksimal mungkin, karena ini bukan pekerjaan gampang dan penjual anggur ini kan bukan satu,” katanya.
Dua jenis buah masing-masing Anggur dan Semangka ditemukan mengandung formalin di Pasar Nauli Sibolga.
Temuan itu bersamaan digelarnya inspeksi mendadak yang digelar Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Forkopimda, Senin (17/12) kemarin.(hen)












