Tarik Diri Dari FDT, Ini Alasan Kabupaten Samosir

Festival Danau Toba

MEDANHEADLINES.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mengungkapkan alasan mengapa menarik diri sebagai peserta dalam Festival Danau Toba (FDT) 2018 yang digelar di Kabupaten Dairi, 5-8 Desember 2018 yang lalu.

Kepala Dinas Pariwisata Samosir Ombang Siboro mengatakan salah satu alasannya adalah adanya penurunan kualitas FDT sudah terjadi tiga tahun belakangan

“Tidak ada daya angkat untuk pariwisata Danau Toba juga. Sehingga kita lebih baik tidak ikut,” katanya usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Perencanaan Pembangunan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara’ di FISIP UMSU, Selasa (11/12)

Ombang mengatakan, Seharusnya FDT dapat menjadi tolak ukur dan meningkatkan pariwisata Danau Toba
“Konsep FDT kami pertama bayangkan, bukan FDT seperti itu. Seharusnya menjadi Festival Pariwisata menjadi Wonderful,” kata Ombang.

Ombang juga sudah memprediksibahwa FDT di Dairi tidak maksimal perhelatannya karena Berkaca dari FDT dua tahun terakhir dan minimnya persiapan yang dilakukan

” Promosi untuk FDT 2018 juga sangat tidak maksimal. Dilihat dari minimnya pemberitaan pra event,” jelasnya
Ombang memaparkan, FDT harusnya memilik kelas Nasional maupun Internasional. Dengan konsep pariwisata direncanakan dengan matang dan profesional.‎

“Apa lagi, masuk festival Wonderful Indonesia, tidak benar itu. Tidak salah di Kabupaten Dairi sebagai tuan rumah tetapi di siapa pemiliknya (Pemprov Sumut),” ucap Ombang.

Ombang juga meminta Pemerintah Provinsi Sumut dan Kementerian Pariwisata harus melakukan evaluasi FDT jika ingin tetap dilanjutkan tahun depan, karena jika tidakada evaluasi maka FDT tidak akan berkembang untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Danau Toba.

“Kedepannya jika FDT kembali digelar maka Dipertanyakan dulu, pertama, jenis kelamin (kegiatannya), kedua siapa pihak pertanggungjawabnya, ketiga kapan diselanggarakan. Kami minta jawab itu, baru itu kami ikut serta kembali,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *