Salah seorang warga yang menjadi korban kekerasan
MEDANHEADLINES.COM – Empat warga Sibuluan menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh petugas Satpol-PP Tapteng di salah satu warung tuak di Rindu Alam, Jalan AR Surbakti, Kecamatan Pandan, Rabu (28/11/2018) sekitar pukul 22.30 WIB.
Masing-masing korban yakni, David Butar-butar (42), Pangeran Jonathan Butar-butar (19), Samuel Butar-butar (16), ketiganya merupakan warga Jalan AR Surbakti, Kecamatan Pandan. Sementara, Ade Putra Sikumbang (31) merupakan warga Gang Pasaman, Kecamatan Pandan.
Menurut informasi yang diterima, saat itu petugas Satpol PP Tapteng menggelar razia di Jalan AR Surbakti, Rindu Alam. Selanjutnya, tidak diketahui penyebabnya, sekelompok petugas Satpol PP yang turun dari truk langsung menghajar salah seorang warga.
“Ada tiga orang diseret ke dalam truk. Sepanjang jalan mereka dipukul pakai besi,” ujar salah seorang narasumber yang enggan menyebutkan namanya.
Tidak sampai disitu saja, sesampainya di halaman kantor Satpol-PP Tapteng, ketiga korban pun di tarik dari dalam mobil dan diseret ke lapangan. Walau memberontak, namun ketiga korban masih tetap dipukul.
“Dimaki-maki lagi mereka dari luar oleh anggota Satpol PP,” pungkasnya.
Akibat kejadian ini, keempat korban sudah mendapat perawatan di RSU Pandan disebabkan mengalami luka-luka pada bagian kaki, tangan dan robek pada bagian mulut.
“Sudah dilaporkan ke Polres Tapteng,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Ka Satpol-PP Tapteng, Jontriman Sitinjak belum berhasil dimintai keterangannya terkait kejadian yang melibatkan anggotanya. (hen)












