Terkait OTT Bupati, KPK Geledah Beberapa Lokasi Di Medan Dan Pakpak Bharat

KPK

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Penyidik KPK mulai melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berada di Kota Medan dan Pakpak Bharat menyusul terjaringnya Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK

Adapun lokasi yang digeledah terkait penyidikan ini antara lain, rumah tersangka DAK, rumah tersangka Bupati RYB, serta kantor dan rumah HSE.

“Ketiga lokasi berada di Medan,” sebut Jubir KPK Febri Diansyah, Rabu (21/11).

Sedangkan di Pakpak Bharat, KPK menggeledah Kantor Bupati, Kantor Dinas PUPR, Rumah Desa Salak 1 dan Rumah HSE.

“Dari penggeledahan tersebut disita dokumen proyek, barang bukti elektronik berupa HP, CCTV, dan dokumentasi transaksi perbankan. KPK juga menemukan uang Rp55juta dari kantor Bupati yang kami duga berasal dari salah satu kepala dinas di Pakpak Bharat dan terkait dengan perkara ini,” urai Febri.

Febri menambahkan Penyidik KPK menduga adanya sumber uang ke Bupati dari sejumlah Kepala Dinas. Sehingga KPK smenghimbau agar para Kepala Dinas yang pernah menerima uang atau disuruh meminta uang pada pihak lain agar bersikap koperatif dan mengembalikan uang tersebut ke KPK.

“Sikap koperatif tersebut tentu akan kami hargai,” Pungkasnya.

Diketahui, Remigo diduga menerima suap Rp 550 juta dari para kontraktor yang sedang mengerjakan proyek di Dinas Pekerjaan Umum Pakpak Bharat.

Uang tersebut diserahkan dalam tiga kali pemberian selama dua hari masing-masing senilai Rp 150 juta, Rp 250 juta, dan Rp 150 juta sedangkan Pada pemberian ketiga, tim KPK berhasil menggagalkannya melalui operasi tangkap tangan di kediaman Remigo.

Dalam operasi tersebut, tim menangkap Remigo dan Plt Kadis PUPR Kabupaten Pakpak Bharat David Anderson Karosekali dan mengamankan uang tunai Rp 150 juta. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.