Isi Percakapan terakhir Erick kepada Temannya Sebelum Bunuh Diri
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Diduga mengalami depresi seorang pemuda nekat bunuh diri. Erick Taidy (22) ditemukan tewas tergantung di lantai tiga rumahnya di Jalan Pukat VII, Gang Permai nomor 19, Kelurahan Bantan Timur, Medan Tembung, Sabtu (3/11/2018) sore.
Informasi yang diperoleh, mayat korban ditemukan tergantung menggunakan tali nilon warna biru. Lidah korban terjulur dan air mani keluar. Keluarga sontak kaget begitu mendapat kabar korban tewas, karena sebelumnya korban di tinggal di rumah dalam keadaan hidup.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri SH. S.I.K., mengatakan, pihaknya mendapat informasi terkait kematian korban sekira pukul 17.00 Wib. Begitu mendapat kabar, personel meluncur ke lokasi dan melihat korban masih dalam keadaan tergantung.
Selanjutnya, personel menurunkan mayat korban dan berkordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Medan. Hasil pemeriksaan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Kematian korban murni bunuh diri. Korban diduga depresi sehingga nekat gantung diri,” kata Faidil kepada saat dikonfirmasi via seluler, Minggu (4/11/2018).
Masih dikatakan Faidil, pemeriksaan di lapangan, personel menemukan barang bukti berupa pesan singkat WhatsApp korban kepada temannya. Dalam pesan itu, korban meminta temanya untuk mengabari abang iparnya bahwa dia (korban) mau gantung diri.
“Isi pesannya, ‘Jes, Wa minta tolong. Mulai dari sekarang 10 menit ke depan, langsung telpon abang ipar Wa, kalau Wa udah mati gantung diri di rumah Wa lantai III, karena rumah Wa ga ada orang. Dan kasih tau Jennie juga kalau Wa udah gak ada, dia lagi nunggu aku di rumah, kita mau keluar. Bilang sama dia aku benar-benar sama dia Jes. Selamat jalan Jes, titip salam ke semuanya, ya,” sebut Faidil membacakan pesan whatsApp, korban ke temanya.
Sesuai permintaan keluarga korban, jasad korban tidak dilakukan outopsi atau Ver. Alasannya keluarga sudah menerima kematian korban murni gantung diri. Usai surat pernyataan tidak keberatan yang disaksikan kepala lingkungan dibuat. Jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.
“Satu buah tali nilon warna biru yang digunakan untuk menggantung diri korban kita amankan menjadi barang bukti,” terang Faidil. (afd)











