MEDANHEADLINES.COM, Gunung Sitoli – Bupati Nias Sokhiatulo Laoli memaparkan kondisi real daya listrik yang dibutuhkan Kepulauan Nias. Dia menyebutkan Kepulauan Nias butuh 150 Megawatt (MW).
Sementara yang tersedia saat ini masih sebesar 52,3 MW, yang berasal dari PLTG 25 MW, PLTG sewaan 24 MW, dan PLTD 3,3 MW. Saat ini sedang dibangun pembangkit 5×5 MW. Sehingga jika ditotal antara yang ada saat ini dengan pembangkit 5×5 MW masih 78,3 MW.

Hal itu dikatakan Sokhiatulo Laoli dalam sambutannya pada pembukaan seminar Kelistrikan bertemakan Sinergitas antara PLN dengan Pemkab/Pemko dalam rangka Mewujudkan Nias Terang 2018 di Kantor Bupati Nias, Jalan Pelud Binaka Km 9 Ononamolo I LOT Gunung Sitoli Selatan, Nias, Selasa (18/9/2018).
Di hadapan General Manager PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto yang hadir pada seminar itu, Sokhiatulo Laoli menyebutkan jika daya 78,3 MW itu belumlah cukup. Daya sebesar itu belum bisa mengcover kebutuhan industri, usaha cold storage dan usaha ekonomi masyarakat lainnya.
“Untuk itu kami harapkan agar kebutuhan daya 150 MW itu bisa tersedia dalam dua hingga tiga tahun ke depan, agar terdorong kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Nias,” kata Sokhiatulo.
Di sisi lain, Sokhiatulo mengatakan kepala daerah se-Kepulauan Nias siap mendukung PLN dalam upaya mewujudkan tercapainya kebutuhan daya 150 MW tersebut.
Baca Juga : PLN Terus Tingkatkan Nilai Investasi Listrik di Nias, Hingga Rp 354 Miliar
Sementara itu, General Manager PLN Wilayah Sumut, Feby Joko Priharto menyambut baik harapan Bupati Nias Sokhiatulo Laoli. “Jangan khawatir Pak, PLN begitu kuat di sini karena dukungan Bapak dan kepala daerah se-Kepulauan Nias,” kata Feby.
Untuk itu, kata Feby, PLN terus mengharapkan dukungan para kepala daerah dan masyarakat dalam rangka penyediaan daya listrik yang handal di Kepulauan Nias. (raj)












