Sumut  

Listrik Masuk Desa, Setrum PLN Masuk Utte Rudang Hanya Dalam Seminggu

MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Selatan – Program Listrik Desa (Lisa) PLN Wilayah Sumatera Utara kembali memperkecil jumlah desa belum berlistrik di provinsi ini dengan dibangunnya jaringan baru di Dusun Utte Rudang, Desa Pargarutan Dolok, Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan, hanya dalam waktu satu minggu.

Manager PLN Area Padangsidimpuan, Ronny Afrianto, mengatakan, pihaknya tidak menemui kendala yang berarti dalam melakukan pembangunan jaringan listrik baru di Dusun Utte Rudang.

“Karena itu hanya dalam waktu seminggu kami sudah bisa menarik jaringan,” ujarnya di sela-sela penyelesaian pemasangan jaringan baru di Utte Rudang, Rabu (12/9/2018).

Kendala yang dihadapi PLN Area Padangsidimpuan hanya bersifat minor, antara lain harus melakukan pemotongan sejumlah batang pohon dan dahan yang dilintasi kabel serta sempitnya akses jalan masuk ke dusun.

Baca Juga : Terangi Pasar Danau Toba, PLN Teken MoU Dengan Pemkab Taput

Menurut dia, singkatnya pembangunan jaringan baru di Utte Rudang juga karena mendapat dukungan penuh Pemkab Tapsel. Bila PLN menemui hambatan saat melakukan pemotongan pohon, Pemkab yang akan menyelesaikannya.

“Itu karena kami tidak memiliki anggaran untuk ganti rugi sehingga kalau ada yang minta ganti rugi segala macam, pemda yang maju,” terangnya.

Selan itu, pemda juga sebelumnya sudah melakukan pembenahan akses jalan sehingga bisa dilalui mobil pengangkut material. Selain dukungan pemda, cepatnya proses pembangunan jaringan Utte Rudang juga karena tidak ada warga setempat yang merasa keberatan tanahnya dilalui kabel dan dipasangi tiang listrik.

Waktu pemasangan dalam tempo seminggu dia nilai tergolong lancar karena biasanya paling cepat memakan waktu satu bulan, bahkan ada yang sampai lebih dari setahun. Dalam pembangunan jaringan baru ini, PLN memasang 35 tiang listrik yang dilintasi kabel tegangan rendah 220 volt sepanjang 1.600 meter.

Meskipun jumlah konsumen di dusun tersebut diproyeksikan masih hanya sebanyak 10 pelanggan, tetapi dia pastikan PLN tidak melihatnya dari sisi keekonomian. Pembangunan jaringan Utte Rudang merupakan bagian dari realisasi program Listrik Desa (Lisa) di Area Padangsidimpuan.

Dengan dibangunnya jaringan Utte Rudang, PLN tidak ada lagi memiliki lokasi permukiman yang belum berlistrik di Kecamatan Angkola Timur. Dan saat ini terdapat 39 desa di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dalam proses pembangunan jaringan yang ditarget rampung selambatnya pada akhir tahun.

Tumpal Hutapea, Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumatera Utara mengatakan, dari seluruh wilayah kerja PLN Area Padangsidimpuan yang melintasi empat kabupaten dan satu kota, sudah dibangun jaringan listrik baru di 45 desa, sepanjang 2017.

Dia mempersilahkan masyarakat yang desanya belum dialiri listrik untuk mengajukan permohonan pemasangan ke kantor PLN area setempat. Dia meminta warga tidak merasa khawatir pengajuannya tidak direalisasikan karena sudah menjadi kewajiban PLN untuk menyelesaikan program Lisa.

“Kalaupun jaringan PLN tidak bisa masuk, pemerintah punya program LTSHE (Listrik Tenaga Surya Hemat Energi). Program ini untuk melayani desa-desa yang tidak memiliki akses jalan kendaraan roda empat,” jelasnya.

Hal itu karena jaringan PLN hanya dapat dibangun di daerah-daerah yang memiliki akses jalan untuk mengangkut material. Dia juga bermohon kepada masyarakat untuk merelakan lahan atau pohonnya bila dilalui jaringan listrik untuk mempercepat proses pemasangan jaringan. (Cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.