MEDANHEADLINES.COM, Medan – Memasuki paruh kedua kompetisi Liga 1, PSMS Medan akan menggunakan seragam tanding baru yang diproduksi sendiri oleh manajemen PSMS.
“Sudah dipastikan ganti, kita juga udah kirim form terbaru juga ke PT. Liga,” ujar Media Officer PSMS, Bobi Septian, saat dihubungi via Telepon, Senin,(3/9/2018)
Bobi mengatakan jika pergantian dilakukan karena sponsor, DJ Sport, yang selama ini memproduksi seragam PSMS mengundurkan diri. DJ Sport disebutnya tidak ingin masuk dalam sengketa yang terjadi ditubuh PSMS dan memilih mengundurkan diri.
Diawal musim, mantan Chief Executive Officer (CEO) PSMS. Syukri Wardi, selaku pemilik PT. Pesemes mensomasi PT. Kinantan Medan Indonesia dan sponsor apparel terkait merek dan logo PSMS. Syukri mengklaim jika nama dan logo PSMS dibawah kendali hak paten pihaknya.
Akibat dari sengketa tersebut, jersey original PSMS tidak pernah dipasarkan selama paruh pertama.”Padahal selama ini banyak pencinta PSMS ingin punya dan membeli jersey original PSMS. Tapi tidak bisa diproduksi,” lanjut Bobi.
Ihwal itu, manajemen memutuskan untuk memproduksi sendiri seragam PSMS. Meski non apparel, namun Bobi menjamin tidak akan menurunkan kualitas seragam PSMS. Seragam tersebut juga nantinya sudah dipastikan akan dipasarkan kepada masyarakat. “Akan kita pasarkan. Nanti sebelum dimulai pertandingan lawan PSIS (Semarang), kita akan kenalkan kepada masyarakat,” sebut Bobi.
Saat ditanyai terkait somasi yang sempat diterima PSMS, Bobi mengatakan jika saat ini semuanya dalam proses penyelesaian. Manajemen PSMS telah mengadakan pertemuan dengan mengundang seluruh tim-tim dibawah binaan PSMS dan menyatakan jika somasi tersebut tidak mendasar.
Bahkan somasi yang dilakukan dinilai hanya untuk mencari sensasi ditengah-tengah eksistensi PSMS didunia persepakbolaan Indonesia.
“Itu yang mengklaim itu yang tidak bertanggungjawab. Yang gugat juga tidak datang dirapat. Nyari sensasi aja mereka,” tegas Bobi
PSMS saat ini terus berbenah untuk menghadapi putaran kedua Kompetisi Liga 1 Indonesia. Skuat asuhan Peter Butler tersebut terjerembat didasar klasemen dengan hanya mengumpulkan 19 poin dari 20 kali bertanding.(ask)












