Kena OTT, Ketua PN Medan Pukul Kamera Wartawan Saat Diboyong KPK

Foto : Ketua PN Medan, Marsudin Nainggolan saat diboyong KPK

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Ketua Pengadilan Negeri Medan Marsudin Nainggolan sempat memukul kamera wartawan saat diboyong oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kejaksaan Tinggi Sumatera utara, Selasa (28/8/2018).

Marsudin bersama para oknum yang dicokok KPK keluar dari gedung Kejati Sumut, sekitar pukul 18.00 WIB. Awak media langsung mengerubungi mereka. Yang paling menjadi sorotan adalah Kepala PN Medan Marsudin Nainggolan. Dia keluar sambil mengenakan topi berwarna hitam.

Begitu keluar dari dalam gedung, Marsudin hanya tertunduk. Pertanyaan yang dilontarkan juga dijawab tatapan sinis. Dja memilih bungkam. Dia langsung masuk ke sebuah mobil minibus Honda Freed yang menunggu di depan. Bersama rombongan mobil lainnya.

Penyidik KPK masuk duluan ke dalam mobil. Disusul Marsudin. Seluruh kamera wartawan menyorot dirinya. Agaknya dia berang dengan sorotan kamera. Setibanya ada seorang wartawan yang mengarahkan kamera tepat di depannya. Masuk dari pintu mobil sebelah kanan. Marsudin langsung memukul kamera tersebut. Korbannya salah satu fotografer harian terbitan Kota Medan.

Selain Marsudin, ada orang lainnya yang ikut dibawa. Diantaranya adalah Tamin Sukardi. Terpidana kasus penjualan aset negara yang divonis enam tahun penjara oleh hakim pada Senin (27/8). Dia dibawa menggunakan sebuah mobil hitam.

Sebelumnya, KPK mencokok enam petibggi dari PN Medan. Antara lain, Ketua PN (Marsudin Nainggolan), Wakil Ketua PN (Wahyu Prasetyo Wibowo), Pak (hakim) Sontan (Meraoke Sinaga), (hakim ad hoc tipikor) Merry (Purba), Elpandi (panitera), Oloan (Sirait) (panitera). KPK juga mencokok dua orang dari pihak swasta dan Tamin Sukardi.

Dalam OTT itu, KPK juga dikabarkan menyita barang bukti uang diduga yang diperoleh dari penyuap kepada hakim.Namun, berapa nominal duit suap dan apa motif pemberian suap terhadap oknum hakim di PN Medan, sumber tersebut belum bersedia membeberkan.

Wakil ketua KPK Basaria Panjaitan sudah membenarkan penangkapan oknum hakim di PN Medan.

“Ya benar, ada kegiatan tim penindakan di Medan dalam beberapa hari ini. Tadi pagi, Selasa 28 Agustus sampai siang ini, setidaknya 8 orang diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Basaria ketika dikonfirmasi. (fat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.