Sumut  

Hanya Tinggal 800 Ekor, Keberadaan Orangutan Tapanuli Terancam Punah

Orangutan Tapanuli (ist)
Orangutan Tapanuli (ist)

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Populasi Hewan Langka Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis) semakin Hari semakin Mengkhwatirkan, hal ini terjadi akibat Banyaknya pembukaan lahan untuk pertambangan dan perkebunan di kawasan hutan yang menyebabkan menyempitknya Habitat hewan Tersebut.

Bahkan dari Data yang diperoleh dari Orangutan Information Centre (OIC), populasi Orangutan di Sumatera Utara tinggal sekitar 14.500 ekor, yang 800 ekor diantaranya adalah Orangutan Tapanuli

“Saat ini populasi Orangutan di Sumatera Utara ada sekitar 14.500 ekor. Dari 14.500 ekor tersebut terdapat 800 ekor Orangutan Tapanuli yang sangat langka,” kata Direktur OIC, Panut Hadisiswoyo di acara Orangutan Festival 2018 di Taman Sri Deli, Medan

Panut menjelaskan bahwa saat ini habitat Orangutan di Sumatera tidak lebih dari 2,7 juta kilometer persegi. Perambahan menjadi ancaman paling besar merusak tatanan hutan.

“Selain masyarakat, perambahan dilakukan oleh kelompok yang lebih besar dari masyarakat, oknum dari aparat penegak hukum dan oknum pemerintah yang juga ikut merambah,” jelasnya.

Baca juga : Tanggapan MUI Sumut Terkait Islam Nusantara

Saat ini kawasan populasi Orangutan semakin terancam. Perambahan hutan terus dilakukan. Kondisi luasan hutan semakin berkurang dan berakibat fatal pada kelangsungan hidup ekosistem di dalamnya.

“Artinya Orangutan Tapanuli terancam berada di ambang kepunahan. Berbagai upaya harus dilakukan untuk menjaga kelangsungan hidup Orangutan,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.