Buron Setahun, Tim Intelijen Kejatisu Ringkus Terpidana Proyek Alat Tangkap Ikan

Darmawan Usai berhasil Dibekuk Tim Intlijen Kejatisu

Terpidana kasus proyek alat penangkap ikan Saat diringkus Tim Intelijen Kejatisu

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tim intelijen Kejati Sumut berhasil meringkus Darmawan (45) , terpidana kasus proyek alat penangkap ikan Pemkot Medan yang telah buron Setahun terakhir

Terpidana Darmawan diringkus dari rumah kontrakannya di kawasan jalan Seroja Gang Lentera, Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Kota Medan.

“Darwan merupakan terpidana dalam tindak pidana korupsi pada Kegiatan Pengadaan Sarana dan Alat Penangkap Ikan pada Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan Tahun Anggaran 2014,” ucap Kepala Kejari Belawan Yusnani didampingi oleh Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian, Minggu siang. (22/7/2018)

Yusnani menjelaskan, Penangkapan ini dilakukan usai mendapatkan informasi masyarakat yang menyebutkan Darmawan berada di lokasi kontrakannya, Selama ini, Darmawan kerap berpindah-pindah tempat.
“tim intelijen yang dipimpin Asintel Leo Simanjuntak kemudian melakukan pengintaian dan berhasil membekuk Darmawan, ” sebut Yusnani.

Saat melakukan korupsi, Darmawan merupakan Direktur CV Karya Nusantara. Ada 4 orang terdakwa dalam kasus korupsi ini. Pada 6 September 2017, MA menjatuhkan 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kepada Darmawan. Namun saat akan dieksekusi, dia menghilang.

“Darmawan diamankan di rumah kontrakan yang baru ditempati selama 7 hari. Ditangkap tanpa perlawanan,” ujarnya.

Dia kemudian diboyong ke Kejati Sumut untuk proses administrasi terlebih dahulu.

“Berdasarkan keterangan terpidana selama 7 bulan terakhir dia bekerja sebagai pekerja tidak tetap,” tuturnya.
Selanjutnya Kejari Belawan langsung membawa Terpidana ke Lapas Tanjung Gusta untuk menjalani masa hukumannya.

“Selama proses penyidikan, dia berstatus tahanan kota, “pungkas Kajari. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.