MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Tengah – Dirjen kelembagaan ilmu pengetahuan, teknologi dan riset pendidikan tinggi Republik Indonesia, Dr. Patdono Suwignjo, M. Eng. Sc menyerahkan surat Keputusan Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Republik Indonensia.
Penyerahan surat keputusan yang tertuang pada No 381/KPT/l/2018 Tanggal 26 April 2018 merupakan izin pendirian pembangunan Universitas Sekolah Tinggi Perikanan Dan Kelautan Matauli yang diterima langsung oleh Ketua Yayasan Maju Tapian Nauli, Ir. Akbar Tandjung, Sabtu (22/07/2018), di Audio Visual Matauli Pandan.
Berdirinya sekolah tinggi ilmu perikanan dan kelautan merupakan salah satu bentuk perhatian pihak yayasan kepada putra putri daerah untuk membangun potensi SDM di wilayah Tapanuli Tengah dalam mengelola hasil bumi dalam sektor perikanan.
“Tapanuli Tengah memiliki potensi sumber daya alam perikanan. Untuk itu putra putri tapteng sangat diperlukan dalam mengelolah dan mengembangkan hasil laut demi kemajuan tapanuli tengah. Dan atas dasar itu lah kami mendirikan sekolah perikanan di Tapteng ini,”ujar Akbar Tandjung dalam sambutannya.
Akbar Tanjung mengatakan, dengan dibukanya universitas perikanan dan kelautan Matauli, pihak yayasan sudah menyediakan lahan seluas 4 ha dalam pembangunan universitas STPK Matauli. Selain itu, pihak yayasan juga sudah mempersiapkan tenaga pengajar yang profesional dan berpengalaman.
“Saat ini STPK sudah menjalin kerjasama dengan Universitas Riau (UNRI) dengan memperbantukan 18 Dosen yang berpengalaman,”kata Akbar Tandjung.
Sementara, Dirjen kelembagaan ilmu pengetahuan, teknologi dan pendidikan tinggi Republik Indonesia, Dr. Patdono Suwignjo, M. Eng. Sc mengatakan, untuk mengeluarkan surat keputusan sebuah universitas itu tidak lah mudah. Selain harus menyiapkan unsur-unsur persyaratan sebuah universitas, pemerintah juga perlu memperhatikan take of record sebuah yayasan.
“Kementerian sangat yakin melihat take record SMU Matauli selama 20 tahun dalam mengembangkan SDM putra-putri Tapanuli Tengah” kata Patdono.
Dia juga menambahkan, pemerintah juga mempunyai program bidik misi dalam mendukung semangat mahasiswa yang berprestasi dari keluarga yang kurang mampu.
“Kita mempunyai program bidik misi yang bertujuan memutus mata rantai kemiskinan bagi mahasiswa yang kurang mampu tetapi mempunyai ilmu akedemik yang baik,” Jelasnya. Untuk diketahu, saat ini STPK Matauli berpredikat Terakreditasi BAN-PT. Sekolah ini akan dipimpin Joko Samiaji sebagai Ketua Sekolah. (hen)












