Polisi Identifikasi Mobil Pelaku Perampokan Bank BTPN

Bank BTPN Di Kawasan Tembung Yang dirampok oleh Kawanan Perampok Bersenjata

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Aparat Kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan yang terjadi di Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Jalan Medan Batangkuis, Pasar VIII Dusun XI Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Seituan, Tembung , Selasa (10/7/2018) pagi kemarin.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan identifikasi terhadap mobil yang digunakan para pelaku

“Saat ini, kita sedang melakukan identifikasi terhadap mobil pelaku,” ungkapnya.

Dari hasil Penyelidikan sementara, Tambah Andi Rian, mobil yang digunakan pelaku teridentifikasi berplat BB dan milik seorang wanita yang merupakan warga Kota Medan.

“Ini yang masih kita cari tahu, apakah itu benar mobil pelaku, atau justru dipinjam dan di rental,” sebutnya.
Terkait jumlah pelaku, Andi Rian mengatakan, berdasarkan data yang diperolehnya berjumlah tiga orang.

” Sejauh ini identitas dari para pelaku tersebut masih dalam tahap penyelidikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menyampaikan, pasca terjadinya peristiwa perampokan tersebut, Polda Sumut langsung membentuk tim penyelidikan.

“Kita telah membentuk tim dengan melibatkan Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek setempat,” ungkapnya.
Sejauh ini, kata Tatan, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap pegawai kasir bank BTPN, Leli Hasibuan (25) serta Security BTPN, Alfisyar.

“Dua orang sudah diperiksa diantaranya kasir bank dan petugas security,” sebutnya.

Terkait senjata Api yang digunakan perampok dalam melakukan aksinya, Tatan belum bisa memastikan apakah senjata yang digunakan pelaku merupakan senjata organik atau bukan.

“Belum tau kita. Bisa saja senjata laras pendek yang digunakan pelaku merupakan replika,” jelasnya.

Akan tetapi Tatan mengakui, bila saat peristiwa perampokan terjadi, penjagaan pada saat itu memang sedikit lengah karena masih pagi. Ditambah lagi tidak adanya personel kepolisian yang biasanya berjaga-jaga di setiap bank.

“Kemungkinan para pelaku telah mengintai bank disaat jam-jam lengah. Kebetulan kejadiannya pagi, disaat pergantian penjagaan,” Pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.