Lira Sumut Beri Dukungan Ke ERAMAS

MEDANHEADLINES.COM, Medan- Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumut memastikan dukungannya ke pada Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, H. Edi Rahmayadi dan H. Musa Rajekshah (ERAMAS) pada pilgubsu mendatang

Dukungan ini Selain karena memiliki Visi yang jelas juga dikarenakan karena kedua Sosok pasangan calon ini dinilai bersih dan tidak terlibat kasus hukum

” Organisasi lembaga swadaya masyarakat LIRA telah menetapkan dukungan untuk memenangkan pasangan calon Gubsu dan Wagubsu bernomor urut satu, H. Edi Rahmayadi dan H. Musa Rajekshah,” Ungkap Gubernur DPW Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumut Rizal Mahvi

Dijelaskannya, Ada beberapa penilaian yang diambil oleh DPD Lira dalam menentukan arah politiknya dalam mendukung pasangan Eramas, diantaranya yang berkaitan dengan sosok H. Edi Rahmayadi yang merupakan putra asli Sumatera Utara yang pernah sukses meniti karir militernya sebagai Pangkostrad.

“Pak Edi rela melepaskan jabatan terhormatnya sebagai Pangkostrad demi keinginan memajukan Sumatera Utara dan ini baru pertama kalinya terjadi di Indonesia “ kata Rizal.

Sedangkan penilaian yang dihimpun oleh DPD LIRA Sumut terhadap sosok H. Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck selaku calon Wakil Gubernur Sumut yang akan mendamping H. Edi Rahmayadi didasari kepada kemampuan manejemennya sebagai pengusaha muda yang sukses dan memeiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat.

“Bang Ijeck yang dikenal sebagai pengusaha sukses dengan puluhan ribu karyawan yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Utara, juga dikenal karena sifat sosial dan kepeduliannya terhadap masyarakat menengah ke bawah.”

“Banyak sekolah umum dan madrasah yang didirikannya untuk masyarkat kurang mampu tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun “ seru Rizal.

Menegaskan hal itu, Presiden DPP Lumbung Informasi Rakyat, Olies Datau dan Sekretaris Jenderal, Ir. Budi Siswanto mengatakan menyetujui keputusan DPD LIRA Sumut mendukung pasangan calun Gubsu Wagubsu Edi Rahmayadi dan Musa Rajekshah karena yang bersangkutan tidak terlibat kasus hukum pada masa pencalonannya

” Ini akan menghilangkan trauma masyarakat Sumut yang tidak ingin mengalami nasib buruk untuk ketiga kalinya dimana dua Gubernur Sumut sebelumnya menjadi tahanan KPK sebelum berakhir masa jabatannya,“ urai Olies Datau. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.