Hari Kanker Sedunia, Ketua YKI Sumut : Cegah Kanker Serviks Dengan Deteksi Dini

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Angka Kematian yang disebabkan oleh Kanker terutama kanker Mulut Rahim (Serviks) pada Wanita semakin hari semakin Meningkat.

Oleh karenanya, untuk mencegah hal itu terjadi, Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Sumatera Utara, Hj. Evi Diana Erry Nuradi menghimbau agar masyarakat melakukan deteksi dini

“Hari Kanker se-Dunia ini hendaknya jadi momen bagi kita khususnya kaum perempuan untuk mencegah kanker sejak dini. Sebab, angka kematian akibat kanker mulut rahim terus meningkat, dengan perkiraan satu orang wanita setiap menitnya,” ujarnya saat memperingati  Hari Kanker Sedunia Tahun 2018 yang digelar di Kantor Yayasan Kanker Indonesia Jalan Iskandar Muda Medan

Ia menyebut, jumlah penderita dan kematian yang ditimbulkan jenis kanker ini hanya dapat ditekan bila terdeteksi secara dini. Semakin dini ditemukan semakin besar kemungkinan penderita sembuh dan bertahan hidup lebih lama.

Mengingat pemeriksaan dini kanker mulut rahim memerlukan pengetahuan yang luas, sambungnya, maka YKI Sumut melakukan penyuluhan dan pemeriksaan pap smear gratis bagi wanita yang ada di kota Medan serta Sumut.

Menambahi Hal Itu, Ketua Panitia Hari Kanker dr. Imam menyampaikan, hari ini 140 orang umumnya ibu rumah tangga  dari Labuhan Deli, Stabat dan Percut melakukan pap smear dan vaksinasi. Tujuannya untuk mendeteksi gejala kanker serviks.

“Gejala awalnya tidak tampak atau tidak bisa dilihat secara kasat mata karena berada di dalam vagina. Begitu terjadi gejala pendarahan atau keputihan aromanya tidak sedap. Penderita sudah berada di tingkat stadium awal bahkan stadium akhir hingga kemungkinan sembuh sangat mustahil, ” ujarnya.

Lanjutnya, banyak virus yang menyebabkan terjadinya kanker serviks, seperti virus human papilloma membuat vagina terinfeksi pada awal, bila tidak diobati maka menyebabkan kanker. Dan, bisa dipastikan usia dari penderita hanya menghitung bulan.

“Penderita umumnya pada usia produktif  30 hingga 50 tahun yang tak hanya menganggu kualitas hidup baik secara psikis dan fisik saja, tapi juga kehidupan seksual. Hingga berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi keluarga,”ujarnya.

dr Imam juga menegaskan, pencegahan harus dilakukan pemeriksaan sejak dini khususnya bagi yang sudah pernah melakukan hubungan seks. “Tidak hanya itu, hindari juga nikah muda, kehamilan sering, merokok, infeksi menular yang menyebabkan vagina terinfeksi,” Jelasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.