MEDANHEADLINES.COM, Medan — Partai Persatuan Pembangunan belum menentukan sikap hingga H-2 Penutupa pendaftaran calon Gubernur Sumut 2018-2023. PPP masih melakukan rapat maraton untuk menentukan sikap kemana partai berlambang Ka,bah itu berlabuh.
Wakil Ketua Umum DPP PPP Fadly Nurzal mengatakan pihaknya mempertimbangkan banyak hal. PPP akan mengumumkan hasil keputusan paling lambat besok, Rabu (09/01/2018).
“Pilkada ini jangan dianggap sebagai sesuatu yang dampaknya kecil. Ini mempertimbngkan banyak hal. Kita terus rapat berkali-kali secara maraton. Bersamaan dengan pilkada yang lain juga yang belum diputuskan. Bukan Hanya Sumut,” ujar mantan aktivis HMI itu, Selasa (08/01/2018).
Tersiar pula kabar PPP akan merapat ke PDIP yang mengusung Djarot Saiful Hidayat. Menanggapi itu, Fadly memberikan jawaban yang diplomatis.
“Gak bisa begitu. Ini akan dibahas terus, apakah PPP akan mencalonkan si A atau si B, ini akan kita
bahas terus. PPP dalam posisi netral sekarang ini,” ungkapnya.
Kata dia, keputusan PPP masih mempertimbangkan dampak yang akan terjadi. Apalagi Pilkada Sumut bisa berpengaruh pada pemerintahan kedepan.
“Sumut itu punya dampak di kawasan barat. Siapa yang kita putuskan harus betul betul matang. Jangan nanti, dampak sosial dan perekonomiannya gak kita pertimbangkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, pasangan Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah sudah mendaftarkan diri ke KPU Sumut. Mereka mendapat dukungan dengan total 60 kursi. Antara lain, Partai Golkar (17), Gerindra (13), PKS (9), PAN (6), dan NasDem (5) dan Hanura (10). (Pra)












