MEDANHEADLINES.COM – Pada September 2016 lalu Australia Selatan pernah dilanda pemadaman listrik secara meluas sehingga pemerintah setempat mencari solusi pasokan energi alternatif.
Hal tersebut kemudian membuat Pendiri mobil listrik Tesla, Elon Musk, berkata sesumbar di akun twitternya dengan mengatakan akan membuat baterai terbesar di dunia dalam 100 hari. Kalau gagal, dia akan mengganti semua biaya yang dikeluarkan, yang diperkirakan mencapai U$ 50 juta (Rp 674 miliar).
“Tesla will get the system installed and working 100 days from contract signature or it is free. That serious enough for you?” demikian isi cuitan Elon Musk di akun twitternya (@elonmusk) pada 10 maret 2017.
Dia menghitung 100 hari itu dari tanggal 29 September, ketika proyek sudah berjalan setengahnya.
Pada Maret 2017, pemerintah negara bagian mengumumkan proyek energi terbarukan dengan anggaran US$ 114 juta. Tesla terpilih dari 90 penawaran yang masuk untuk membangun komponen penyimpanan energi yang dihasilkan kincir angin Hornsdale milik Neoen.
Dan dia berhasil! Tesla telah menuntaskan instalasi baterai lithium ion yang kolosal di negara bagian Australia Selatan, yang akan berfungsi sebagai sistem penyimpan energi listrik dengan kapasitas 100 megawatt.
Pengujian wajib akan dilakukan untuk memastikan baterai tersebut memenuhi regulasi yang ditentukan oleh pemerintah Australia Selatan, sebelum beroperasi pada 1 Desember.
Baterai yang baru selesai dibangun itu cukup untuk memasok listrik di 30.000 rumah, kira-kira sama dengan jumlah rumah yang terdampak pemadaman tahun lalu..
Perwakilan dari Tesla; perusahaan energi terbarukan Prancis Neoen; dan perusahaan teknik Adelaide, Consolidated Power; akan bergabung dengan Menteri Utama Australia Selatan Jay Weatherill untuk meresmikan baterai tersebut.
“Baterai lithium ion terbesar di dunia ini akan menjadi bagian penting dalam sumber energi campuran kami, dan menyampaikan pesan bahwa Australia Selatan akan menjadi pemimpin dalam energi terbarukan dengan baterai penyimpan.” kata Menteri Utama Jay Weatherill.
(sumber: Int).












