Tolak Pengakuan AS Terkait Yerusalem, 128 Negara Dukung Resolusi PBB

MEDANHEADLINES.COM –Dari total 193 negara anggota Majelis Umum PBB, sebanyak 128 negara termasuk Indonesia menyetujui resolusi Majelis umum PBB dan menolak pengakuan Amerika Serikat terkait Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Dari total 128 Negara tersebut sebanyak 22 Negara yang tergabung dengan Uni Eropa termasuk 4 negara besar Eropa yaitu Inggris, Prancis, Italia dan Spanyol juga  turut serta memberi dukungan terhadap Resolusitersebut

“Status Yerusalem harus dinegosiasikan antara Israel dan Palestina. Oleh karena itu, kami hari ini memberikan suara untuk resolusi di PBB yang menggarisbawahi posisi kita yang sudah dikenal itu,” demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Jerman seperti dilansir kantor berita Turki, Anadolu Agency,Jumat (22/12/2017).

Negara-negara Uni Eropa lainnya yang juga mendukung adalah Austria, Belgia, Bulgaria, Yunani, Denmark, Siprus Yunani, Estonia, Finlandia, Irlandia, Belanda, Luxembourg, Lithuania, Malta, Portugal, Swedia, Slovakia dan Slovenia.

“Posisi negara-negara kami soal Yerusalem tetap tak berubah. Aspirasi kedua pihak harus dipenuhi dan sebuah cara harus ditemukan untuk negosiasi guna menyelesaikan status Yerusalem sebagai ibu kota kedua negara di masa mendatang,” demikian statemen bersama Uni Eropa.

Sementara itu Ada 9 negara yang mengikuti pernyataan AS yaitu Guatemala, Honduras, Israel, Marshall Islands, Micronesia, Nauru, Palau, Togo dan AS. sementara 35 negara lainnya memilih abstain.

Di antara 35 negara yang memilih abstain, termasuk Argentina, Australia, Kanada, Kroasia, Republik Ceko, Hungaria, Latvia, Filipina, Meksiko, Polandia, Romania dan Rwanda.

Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour mengatakan, resolusi ini merupakan pukulan masiv bagi Amerika. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pun mengatakan bahwa hasil voting ini menunjukkan ilegalitas keputusan Trump soal Yerusalem. Erdogan pun menyerukan pemerintah AS untuk mencabut keputusan tersebut.

Sebelumnya pada Rabu (21/12/2017), Presiden Trump mengeluarkan ancaman atas negara-negara yang akan menentang AS saat penghitungan suara di Majelis Umum PBB ini. “Mereka mengambil jutaan dolar dan bahkan miliaran dolar dan mereka memberi suara yang menentang kita,” katanya kepada para wartawan di Gedung Putih,(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.